PAMERAN SPOT FOTO SMANUSA KRADENAN, CURI PERHATIAN MASYARAKAT BLORA SELATAN

Kradenan- Selama dua hari, SMA NU 1  Kradenan menggelar Open House. Dalam gelaran kali ini, disajikan pameran photo booth (Spot berfoto) sebagai hasil karya para siswa di sekolah tersebut. Hasilnya, barang-barang bekas menjadi tempat berfoto yang indah dan unik.

Pameran Photo Booth dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Pengunjung bebas untuk berfoto di spot-spot yang sudah disediakan. Ada 9 spot foto yang bisa dieksplore pengunjung. Masing-masing spot memiliki tema dan karakter tertentu.

 

Pameran Photo Booth

Photo booth karya siswa SMA NU 1 Kradenan yang instagrammable

 

“Meski sekolah kami berada di pinggiran, tetapi tidak boleh mambatasi kreatifitas kami,” ucap Kepala SMA NU 1 Kradenan, Tri Wahyud, Kamis (28/02).

Pameran dibuka pada 27-28 Februari 2019. Masyarakat luar juga terlihat antusias dalam acara ini. Riuh keinginan datang mulai terasa di media sosial seminggu sebelum pembukaan. Hal ini juga semakin terasa di hari pertama.

Pengunjung hari pertama juga sudah terlihat berjubel. Tampak dari sekelompok remaja, ibu-ibu beserta keluarga, bahkan peserta didik dari sekolah lain juga menyempatkan hadir untuk menikmati setiap spot foto yang disediakan panitia.

“Acaranya keren, terbuka untuk umum, dan yang pasti gratis buat masuknya,” ujar salah satu pengunjung, Dinda (16).

Selain pameran photo booth, Open house juga diisi dengan sosialisasi Pemilu 2019. Panitia menghadirkan Panwaslu Kecamatan Kradenan dan PPK Kradenan untuk berbagi ilmu dengan peserta didik yang termasuk dalam pemilih pemula.

“Sangat menginspirasi untuk sekolah lain. Acara dikemas bagus dan pamerannya juga tidak kalah dengan pameran di kota,” kata anggota PPK Kradenan, Krisna, yang juga antusias berfoto setelah mengisi acara sosialisasi Pemilu bersama peserta didik.

Melihat antusias masyarakat yang besar, ada rencana dari panitia untuk memperpanjang waktu pamerannya. Pameran yang sedianya hanya akan berlamgsung dalam dua hari saja, dimungkinkan akan berlangsung hingga akhir pekan.

“Selaian sebagai bentuk apresisasi kepada karya anak-anak, kemungkinan pameran diperpanjang waktunya agar masyarakat bisa berkesempatan berkunjung. Apalagi weekend pasti banyak yang mau datang nantinya,” jelas penanggung jawab acara, Rifai (Spt)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan