PASCA 22 MEI, SITUASI BLORA KONDUSIF

Blora Pasca aksi massa 22 Mei terkait Pemilu 2019, kondisi di sejumlah daerah terpantau kondusif, termasuk wilayah Kabupaten Blora. Situasi ini tidak lepas dari kerja keras TNI-Polri yang menjaga situasi Blora tetap kondusif.

 

Petugas Polres Blora melakukan razia di sejumlah ruas jalan.

 

Salah satunya, dengan cara menggelar razia skala besar di sejumlah ruas jalan. Langkah ini terbukti efektif memberikan rasa aman bagi masyarakat, dan para pengguna jalan. Tak hanya itu, razia tersebut juga dalam rangka menyambut lebaran 2019.

“Target sasarannya adalah pemeriksaan barang bawaan dan surat-surat kendaraan. Selain itu razia senjata tajam, bahan peledak, senjata api, miras dan termasuk narkoba juga tak luput dari pantauan,” jelas Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto, Sabtu (25/05).

Razia skala besar berlangsung selama 4 hari, mulai 20 Mei dan berakhir pada 23 Mei malam. Razia dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Blora, Kompol Zuwono. Selama operasi, petugas tidak menemukan barang-barang yang menjadi target operasi.

“Hingga saat ini, dari laporan hasil giat razia seluruh Polsek jajaran. Khusus di wilayah Kabupaten Blora dalam keadaan kondusif. Tidak ditemukan hal-hal menonjol yang dapat menggagnggu situasi kamtibmas,” papar Kabag Ops.

Lebih lanjut, Kabag Ops menyebutkan, pelaksanaan kegiatan razia dan operasi ini akan terus berlangsung sampai adanya pencabutan dari satuan atas.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI sempat memberlakukan pembatasan akses media sosial  dalam tiga hari terakhir. Hari ini, pembatasan akses media telah dihentikan sehingga masyarakat dapat kembali leluasa bermedia sosial. (spt)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan