fbpx

PASCA BANJIR, WARGA SIDOMULYO BERSIH-BERSIH BEKAS GENANGAN

Keesokan hari pasca banjir yang meredam rumah warga Dukuh Jurangjero, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabuapten Blora, para warga bergotong-royong melakukan bersih-bersih bekas genangan air.
Warga melakukan bersih-bersih pasca banjir.

Banjarejo – Keesokan hari pasca banjir yang meredam rumah warga Dukuh Jurangjero, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabuapten Blora, para warga bergotong-royong melakukan bersih-bersih bekas genangan air.

Kepala Desa Sidomulyo, Suyatman menjelaskan banjir yang menimpa warganya berlangsung kurang lebih selama setengah jam kemudian surut. Banjir disebabkan hujan deras dan luapan air sungai.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya rumah warga benyek bekas air kemarin sore. Warga juga sudah bersih-bersih. Alhamdulillah semua terkendali dengan baik,” jelasnya kepada Bloranews, Selasa (14/3).

BACA JUGA :  PEMKAB BLORA SIAPKAN ALTERNATIF TANGANI BANJIR CEPU

Diketahui, banjir terjadi kemarin, Senin (14/3) sekira pukul 16.30 WIB menimpa sepuluh warga setempat. Ketinggian air mencapai 50 cm hingga 100 cm. Akibatnya, dinding rumah jebol dan ada yang terpaksa mengungsi akibat rumahnya tergenang air.

Korban banjir diantranya Hartono, Ketua Rt, 01/Rw 06, Pariyatun, Sutrisno (dinding samping jebol), Priyanto (dinding belakang jebol), Ngadi, Yatno, dan Warsi. Berikutnya, Basir (Kamituwo) dan Rasidan. Sementara Yatini, air setinggi 100 cm. Ia terpaska mengungsi ke rumah saudaranya.

BACA JUGA :  HUJAN DERAS, RATUSAN RUMAH DI KECAMATAN KEDUNGTUBAN TERENDAM

Kades Suyatman mengaku warganya sering melakukan gotong-royong membersihkan sungai dan membuat parit. Ia mengimbau warga untuk tetap waspada di saat hujan datang dari daerah hutan (hulu).

Kades dari pemain bola Tokyo Verdy, Jepang asal Blora, Pratama Arhan Alif ini berharap kepada pihak pengelola embung jurangjero, dalam hal ini Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali Juana guna melakukan normalisasi embung.

BACA JUGA :  GERAK CEPAT ATASI BANJIR ROB, DUA TANGGUL JEBOL DIPERBAIKI

“Kami berharap dari BBWS Pamali Juana selaku pengelola embung jurangjero segera mungkin melakukan normalisasi embung dan sekitar embung. Karena sudah lama tidak ada pengerukan. Juga membuka pintu kontrol embung di saat hujan deras,” ungkapnya. (Jam).