fbpx

PEDANGDUT ASAL BLORA, YENI INKA INGIN DUET SAMA JUDIKA

Pedangdut asal Blora, Yeni Inka diam-diam ingin berduet dengan penyanyi Judika. Perempuan berusia 21 tahun tersebut mengaku kualitas suara yang dimiliki Judika sangat bagus, sehingga dia berharap mempunyai kesempatan untuk nyanyi bareng.
Penyanyi dangdut asal Blora, Yeni Inka Novitasari .

Randublatung – Pedangdut asal Blora, Yeni Inka diam-diam ingin berduet dengan penyanyi Judika. Perempuan berusia 21 tahun tersebut mengaku kualitas suara yang dimiliki Judika sangat bagus, sehingga dia berharap mempunyai kesempatan untuk nyanyi bareng.

“Kalau lagu pop pengin duet sama Judika, keren banget suaranya,” ucap Yeni Inka saat ditemui Bloranews.com di kediamannya, Randublatung, Blora, Sabtu (19/02).

Namun, Yeni merasa untuk berduet dengan Judika tidaklah mudah. Selain karena belum pernah berkomunikasi, alasan lain yang mempengaruhinya karena perbedaan genre musik.

BACA JUGA :  TUANGKAN IDE KREATIF KALIAN DI PAMERAN REKAM JEJAK

Sebab, Judika dikenal sebagai penyanyi dengan lagu-lagu bernuansa pop. Sedangkan Yeni Inka identik dengan lagu-lagu bergenre dangdut.

Sebenarnya, pelantun lagu ‘Angel’ ini mengungkapkan sangat mengidolakan legenda musik campursari almarhum Didi Kempot.

Hingga, sampai akhir hayatnya sang legenda, Yeni belum dapat berduet dengan Didi Kempot.

“Jadi harapan itu sirna, dulu pernah di Blora tapi enggak bisa ketemu dan enggak bisa sepanggung, dan enggak ada kesempatan, sampai akhirnya beliau enggak ada,” terang dia.

BACA JUGA :  LEBIH DEKAT DENGAN JEDORAN, HAMPIR PUNAH TETAP DIPERTAHANKAN

Sebagai seorang penyanyi, Yeni Inka mengaku sampai saat ini dirinya belum pernah membawakan lagu karya-karya sendiri.

“Doain semoga next bisa menciptakan lagu sendiri, karena sekarang masih banyak project dari label-label, masih lagu bukan aku yang ciptain, suruh cover-cover lagu dari YouTube orang lain,” jelas dia.

Pedangdut yang sangat menggemari drama korea tersebut juga mengungkapkan alasannya lebih banyak menyanyikan lagu-lagu berbahasa jawa.

BACA JUGA :  GANJAR: HARI WAYANG DAN REGENERASI DALANG DI JATENG

“Karena bahasa jawaku medok terus kalau nyanyi bahasa Indonesia ya bisa, tapi bahasanya enggak semedok bahasa Jawa, wong jowo ojo sampai lali jowone,” ujar Yeni yang sangat menyukai masakan pedas. (Ary).