PEMDES DOPLANG GAGAS LAPANGAN GARUDA JADI ALUN-ALUN KECAMATAN JATI

Jati- Wacana pembangunan kawasan Blora Selatan yang kerap dilontarkan Bupati Blora Djoko Nugroho mendapat dukungan berbagai pihak, salah satunya Pemerintah Desa Doplang Kecamatan Jati. Pemdes menilai, kawasan lapangan Garuda di Desa Doplang layak dikembangkan.

 

Kades Doplang Agus Supriyono meninjau kawasan lapangan Garuda, Desa Doplang Kecamatan Jati Kabupaten Blora

Kades Doplang Agus Supriyono meninjau kawasan lapangan Garuda, Desa Doplang Kecamatan Jati Kabupaten Blora

 

Kades Doplang, Agus Supriyono mengungkapkan, kawasan lapangan Garuda layak dikembangkan dengan dua alasan, yakni alasan kesejarahan dan alasan perekonomian. Bahkan, kawasan ini dinilai cocok menjadi alun-alun Kecamatan Jati.

“Pertama, dari dokumen desa yang ada, lapangan Garuda sudah ada sejak 1946 atau satu tahun setelah Indonesia Merdeka. Artinya, sebelum berfungsi sebagai lapangan sepak bola, kawasan ini merupakan tempat berkumpul saat digelar rapat-rapat rakyat,” ujarnya, Selasa (25/02).

Menurut Agus, gagasan yang sama, yakni mengembangkan kawasan lapangan Garuda menjadi alun-alun Kecamatan Jati juga disampaikan Bupati Djoko Nugroho saat syukuran penyerahan SK Perangkat Desa di Pendopo Manggala Praja Kecamatan Jati beberapa waktu lalu.

“Sejak tahun 1999 lalu, saat itu saya masih bertugas sebagai anggota Koramil Jati Kodim Blora, upaya menata lapangan Garuda telah dilakukan,” imbuh Agus yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Kepala Desa (Praja) se- Kecamatan Jati ini.

Penataan lapangan yang telah dilakukan meliputi, menanam bibit tanaman keras yang diharapkan menjadi tanaman peneduh, mengurug longsor di kawasan timur lapangan, mengubah lokasi gawang yang semula membujur timur-barat menjadi utara-selatan.

Sebagai informasi, lapangan Garuda terletak di pusat keramaian Kecamatan Jati. Di dekat lapangan Garuda, terdapat Stasiun Doplang, dan Pasar Rakyat. Tak jauh dari lokasi ini, tedapat SMP Negeri 1 Doplang dan KUA setempat.

Kawasan lapangan Doplang membentang dengan panjang 135 meter dari utara ke selatan dan lebar 90 meter dari timur ke barat. Pemdes berharap gagasan pembangunan kawasan ini mendapat dukungan konkret berbagai pihak.

“Jika kawasan ini ditata, perekonomian masyarakat akan tumbuh. Wilayah Kecamatan Jati yang selama ini masih tertinggal dalam hal pembangunan, bisa mengejar ketertinggalan,” pungkasnya. (jml)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan