PEMKAB DORONG PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DIAKOMODIR DI MUSRENBANG




Kunduran- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora optimis, angka kemiskinan yang hingga akhir 2018 berada di angka 11,9 persen masih dapat ditekan lagi. Caranya, dengan memasukkan program pendidikan dan pelatihan, yang berdampak signifikan di masyarakat, ke dalam usulan prioritas musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora

Wabup Blora, Arief Rohman dalam Musrenbang Kecamatan Kunduran

 

“Saya tekankan sekali lagi agar pemerataan infrastruktur, permasalahan stunting dan kemiskinan bisa masuk sebagai program prioritas. Untuk itu, pogram-program pendidikan dan pelatihan dapat diusulkan supaya bisa menekan angka kemiskinan di Kabupaten Blora,” ucap Wabup Blora, Arief Rohman saat membuka Musrenbang RKPD Tahun 2020 di Kecamatan Kunduran, Senin (11/02).

Dalam kesempatan itu, Wabup kembali menegaskan 3 prioritas pembangunan Pemkab Blora. Meliputi, pemerataan infrastruktur, penanggulangan stunting dan pengentasan kemiskinan. Tak hanya itu, orang nomor 2 di Kabupaten Blora itu juga menyinggung transparansi penggunaan dana desa (DD).

“Saat ini masyarakat sudah semakin cerdas dalam melakukan pengawasan pembangunan di desanya. Saya minta para Kades menggunakan Dana Desa dengan baik dan bijak. Pada kesempatan ini, saya juga minta kepada masyarakat untuk dapat mengawal penggunaan Dana Desa,” pungkasnya.

Sementara, perwakilan komisi C Bidang Pembangunan DPRD Blora, Mustofa mengatakan, Musrenbang harus disikapi dengan serius untuk dijadikan sebagai acuan pembangunan di desa-desa dan harus sesuai dengan sasaran dan prioritas pembangunan daerah. (imn)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.