fbpx

PEMOTONGAN BLT DD DAN BLT BBM JUGA TERJADI DI SUMURBOTO

Halaman depan Kantor Kepala Desa Sumurboto, Kecamatan Jepon Kabupaten Blora terdapat rumput liar.
Halaman depan Kantor Kepala Desa Sumurboto, Kecamatan Jepon Kabupaten Blora terdapat rumput liar.

Jepon, BLORANEWS – Satu Persatu Kasus Pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) dan BLT BBM terus bermunculan. Kali ini terjadi di Desa Sumurboto, Kecamatan Jepon, Blora. Nominalnya bervareasi. Mulai Rp 25 ribu (BLT BBM) hingga Rp 75.000 untuk BLT DD.

Modusnya, sebelum pencairan, KPM diminta untuk membawa uang dan diserahkan kepada pemerintah desa. Pemotongan Bantuan Langsung Tunai tersebut dilakukan untuk dibagikan kepada warga yang tidak dapat bantuan.

BACA JUGA :  UANG BANTUAN DISUNAT, KEMANA HATI NURANI PEJABAT?

“Saya mengaku salah. Uang sudah kita kembalikan kepada penerima,” jelas Suprapti, Kepala Desa (Kades) Sumurboto, Kecamatan Jepon, Blora.

Menurutnya, pemotongan itu dilakukan dalam dua kali pencairan. Pertama, BLT DD sebesar Rp 50.000 sampai Rp. 70.000 per KPM. Untuk yang BLT BBM sebesar RP 25.000 per KPM.

“Tadi pas ketemu bu Wabup di Bappeda juga bilang ke saya, kalau Desa saya tranding topik. kemudian saya jawab, iya Bu, memang saya salah kok. Saya akui saya memang salah,” tambahnya.

BACA JUGA :  DESA KALEN DAPAT 15 TITIK LAMPU PJDTS OLEH PT MRP

Suprapti juga menyampaikan bahwa pada hari Sabtu (24/9/2022) kemarin, dirinya sudah di datangi pihak Polres. Semua data juga sudah diserahkan.

“Kemarin saya sudah ditanya-tanya sama Polres juga mas. Diminta menghadirkan saksi juga,” ucapnya. (sub)