fbpx

PENGOLAH SAMPAH DI PURWOSARI PICU INOVASI BAGI DESA-DESA LAIN

Acara Serah Terima hasil pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) secara simbolis di Balai Desa Purwosari Kecamatan Blora.

Blora – Acara Serah Terima hasil pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) Mustiko Joyo Tirto Purwosari Kab. Blora, TPS 3R Pulokulon Maju Kab. Grobogan, dan TPS 3R Mukti Sejahtera Kab. Pati.

Tahun Anggaran 2021 Provinsi Jawa Tengah dari Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Jateng Kementerian PUPR, yang dilakukan simbolis di Balai Desa Purwosari Kecamatan Blora, Jumat (05/11).

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Arwani Thomafi mengungkapkan bahwa, banyak masyarakat menganggap sampah tidak berguna, adanya program TPS 3R dapat dikelola dengan baik. Selain itu, pihaknya ingin agar desa-desa tersebut menjadi pionir dalam pengolahan sampah.

“Adanya TPS 3R ini nantinya akan menjadi pemicu untuk munculnya inovasi-inovasi lain terkait pengolahan dan pemanfaatan sampah. Kita berharap ini menjadi trigger bagi kita semua,” ungkapnya.

BACA JUGA :  NGAWEN DARURAT SAMPAH, PEMKAB BLORA DIMINTA BIKIN TPA SEMENTARA

Arwani menambahkan pemda harus bisa memberikan sentuhan program dibidang persampahan agar TPS 3R dikelola dengan baik, kelompok yang mendapatkan program ini diharapkan menjadi pionir dalam pengembangan paradigma baru mengenai sampah.

“Kita ingin nanti setahun-dua tahun ke depan, ingin mendengar Desa Purwosari, Desa Pulokulon, Desa Muktiharjo menjadi pelopor bagi persoalan sampah,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Blora, Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajarannya, Camat Blora, Forkopimcam Blora dan Kepala Desa Purwosari serta perwakilan dari Desa Pulokulon, Kab. Grobogan, dan Desa Muktiharjo, Kab. Pati, Kepala BPPW Jawa Tengah yang diwakili Satker Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Wilayah II Jawa Tengah Anggoro Putro.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terimakasih atas bantuan aspirasi dari Gus Arwani dan juga Kementerian PUPR untuk Kabupaten Blora dalam rangka TPS 3R, yang nantinya ini menurut kami bisa disinergikan dari pihak pemkab dan pihak desa dalam mengatasi persoalan sampah.

BACA JUGA :  VIRAL DI MEDSOS, COR JALAN TENGAHNYA DIBERI GROSOK

“Kita harapkan di Desa Purwosari dan sekitarnya bisa menjadi contoh desa lain dalam mengolah sampah dan mengubah jadi bermanfaat. Nantinya bank sampah di desa ini bisa bersinergi, harus bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.

Dikatakan Kepala BPPW Jateng Anggoro Putro, bahwa pembangunan ini melalui pendanaan APBN tahun 2021. Kementerian PUPR membangun 24 unit TPS 3R di Provinsi Jawa Tengah dengan total anggaran sebesar 14 Miliar 400 Juta Rupiah, atau satu unitnya sekitar 600 juta, dengan metode pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA :  BUPATI RESMIKAN PENGELOLAAN SAMPAH DI WADO

“Bantuan ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan gedung pengolahan sampah, pengadaan motor roda tiga pengangkut sampah, mesin pengolah sampah organik dan pengayak kompos, serta sarpras pendukung lainnya,” jelas Anggoro.

Setelah dilaksanakan serah terima TPS 3R ini, kelompok pemanfaat dan pemelihara atau KPP memiliki tugas dalam pengembangan TPS 3R supaya tercipta operasionalisasi TPS yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

Diharapkan ada kolaborasi solid antara Kementerian PUPR, Pemerintah Kabupaten dan KPP TPS 3R dalam menyukseskan program Ini. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Desa Purwosari juga menyerahkan plakat sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada Anggota DPR RI Arwani Thomafi. Acara tersebut kemudian dilanjutkan serah terima berita acara dari Satker kepada Pemerintah Desa. (jml).