fbpx

PERINGATI HAORNAS, 77 ATLET DAN 15 PELATIH BERPRESTASI DAPAT APRESIASI

Sebanyak 77 orang atlet dan 15 pelatih berprestasi menerima tali asih di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kabupaten Blora, Jumat (9/9). Mereka berasal dari 11 cabang olahraga. Yakni angkat besi, angkat berat, gulat, atletik, panjat tebing, panahan, balap sepeda, renang, pencak silat, judo dan taekwondo.
Seorang atlet (baju hitam-merah) bersalaman dengan Ketua KONI Blora Hery Sutiono (kanan) saat menerima tali asih di peringatan Haornas.

Blora, BLORANEWS – Sebanyak 77 orang atlet dan 15 pelatih berprestasi menerima tali asih di peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kabupaten Blora, Jumat (9/9). Mereka berasal dari 11 cabang olahraga. Yakni angkat besi, angkat berat, gulat, atletik, panjat tebing, panahan, balap sepeda, renang, pencak silat, judo dan taekwondo.

Pemberian tali asih tersebut rutin diadakan setiap tahun oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia saat peringatan Haornas.

“Selain tepat pada peringatan Haornas, pemberian tali asih kepada atlet dan pelatih berprestasi juga kami adakan pada akhir tahun biasanya saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora di bulan Desember,’’ ujar Ketua KONI Blora Hery Sutiono di sela-sela penyerahan tali asih di aula KONI Blora.

BACA JUGA :  INILAH 11 ATLET BLORA YANG AKAN BERSAING MEMBELA JATENG DI PON XX PAPUA

Hery Sutiono menyatakan, pemberian tali asih berupa uang tunai tersebut merupakan wujud apresiasi KONI Blora kepada para atlet dan pelatih berprestasi. Tujuannya agar para atlet dan pelatih semakin termotivasi berlatih untuk meraih prestasi.

“Jumlah tali asih memang tidak banyak. Namun, mudah-mudahan bermanfaat dan menambah motivasi para atlet dan pelatih semakin giat berlatih,” tandas Hery Sutiyono.

Dia mengungkapkan, atlet dan pelatih yang mendapat apresiasi berupa tali asih di peringatan Haornas adalah mereka yang meraih prestasi atau juara di event tingkat internasional, nasional, provinsi Jateng dan di open tournament dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2022.

BACA JUGA :  ATLET BLORA BAWA PULANG TIGA MEDALI PADA YOGYA ARCHERY COMPETITION 2017

Hanya saja, kata Hery Sutiono, karena keterbatasan anggaran, prestasi yang dihitung untuk mendapat apresiasi adalah yang tertinggi dari prestasi yang diraih atlet.

“Misalnya, salah seorang atlet meraih prestasi di tingkat nasional dan provinsi Jateng, maka yang dihitung adalah prestasi terbaik yakni di tingkat nasional. Demikian pula dengan pelatihnya,’’ kata Hery Sutiono.

Adapun apresiasi tali asih pada akhir tahun nantinya akan diberikan kepada atlet dan pelatih yang berprestasi dalam kurun waktu September hingga Desember.

“Tali asih itu kami anggarkan rutin setiap tahun,’’ ungkap Hery Sutiono.

Sementara itu, peringatan Haornas di Blora tahun ini digelar sederhana. Sejumlah atlet dan pelatih serta pengurus cabang olahraga dan pengurus KONI Blora serta Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisita (Dinporabudpar) diundang hadir di aula KONI Blora untuk menghadiri acara tasyakuran.

BACA JUGA :  27 CABANG OLAHRAGA DI BLORA AKAN IKUTI PRA PORPROV 2018

Di kesempatan itu, Ketua KONI Blora Hery Sutiono mengingatkan makin dekatnya pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng yang menurut rencana akan digelar pada 9-15 September 2023 di wilayah eks Karesidenan Pati (Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Grobogan. Dia meminta seluruh atlet dan pelatih menyiapkan diri sebaik-baiknya.

“Satu tahun itu tidak lama apalagi untuk menyiapkan diri. Di bulan ini hingga Desember 2022 sudah ada kualifikasi Porprov. Maka, pergunakan waktu yang ada sebaik-baiknya,’’ ujar Hery Sutiono. (Sub)