fbpx

PERINGATI HARI KARTINI, PMII KOMISARIAT BAMBURUNCING GELAR DISKUSI ALTERNATIF

Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bamburuncing Blora menggelar Diskusi Alternatif dalam rangka memperingti Hari Kartini pada Kamis (21/4).
Diskusi Alternatif dalam memperingati Hari Kartini Oleh PK PMII Bamburuncing Blora.

Blora – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bamburuncing Blora menggelar Diskusi Alternatif dalam rangka memperingti Hari Kartini pada Kamis (21/4).

Menghadirkan Fouder LPP Kinasih Siti Lestari sebagai narasumber, kegiatan dihadiri oleh seluruh kader PMII Komisariat Bamburuncing Blora baik anggota maupun pengurus.

Siti Lestari yang juga mantan Ketua Umum PC PMII Blora mengemukakan, kader PMII terutama perempuan harus senantiasa menggelar kajian rutin guna meningkatkan daya nalar dan intelektual.

BACA JUGA :  PMII CEPU SERAHKAN DONASI UNTUK KORBAN KEBAKARAN

“Melalui kajian-kajian seperti ini, nalar kita akan lebih tajam lagi dalam menilai realitas sosial, seperti halnya Kartini kala itu,” ungkapnya di Basecamp PK PMII Bamburuncing Blora.

Sementara itu, Eka Fitri Sofianti selaku Ketua Komisariat PMII Bamburuncing menjelaskan bahwa perempuan terutama kader PMII harus berperan dalam berbagai lini. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan perubahan. Terutama perubahan sosial.

BACA JUGA :  PMII SUNAN POJOK AJAK WARGA BLORA PEDULI KORBAN GEMPA LOMBOK

“Sepirit yang dibangun R.A Kartini sebenarnya telah ada dalam diri kita, dan itu telah kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari. Maka dari itu, tidak ada kata sulit bagi kita untuk meneruskan perjuangan beliau,” ujarnya.

Senada dengan Sofi, Ernawati selaku Ketua Kopri (Kop PMII Putri) Bamburuncing Blora menjelaskan, diskusi alternatif ini bertujuan untuk mengajak kader PMII memeras saripati perjuangan R.A Kartini.

BACA JUGA :  PMII BLORA : JEJAK KAUM INTELEKTUAL SARUNGAN DI KOTA MUSTIKA

“Diskusi ini berorientasi untuk mengenang dan merefleksikan perjuangan seorang perempuan. Terutama yang tercermin dalam diri sosok R.A Kartini,” jelasnya. (Kin).