fbpx

PERTAHANKAN KONDISI DAMAI JELANG PEMILU, POLRES BLORA RANGKUL TOKOH AGAMA

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto menegaskan, dengan adanya komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat
Kapolres Blora AKBP Antonius Anang bersama Ketua FKUB Blora, KH Ishad Shofawi

Blora- Untuk mempertahankan situasi Kamtibmas tetap kondusif, Polres Blora menggandeng Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) setempat. Tak hanya itu, kepolisian juga menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kabupaten Blora.

 

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto menegaskan, dengan adanya komunikasi yang baik antara kepolisian dengan  masyarakat
Kapolres Blora AKBP Antonius Anang bersama Ketua FKUB Blora, KH Ishad Shofawi

 

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto menegaskan, dengan adanya komunikasi yang baik antara kepolisian dengan  masyarakat, Blora akan tetap kondusif. Utamanya, jelang pelaksanaan Pemilu 2019.

“Dengan silaturahmi ini diharapkan Polres Blora makin dekat dengan masyarakat. Sehingga, lebih mudah dalam menjaga situasi di Kabupaten Blora,” harap AKBP Anang di ruang pertemuan Arryaguna Polres Blora, Kamis (24/01).

Mengamini harapan tersebut, Ketua FKUB Blora, KH Ishad Shofawi mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir untuk tidak terpancing dengan provokasi politik yang memanfaatkan isu-isu agama.

“Tokoh agama harus dapat menjadi teladan bagi umat, dengan tidak mudah terprovokasi isu SARA untuk kepentingan politik,” ajak Ishad.

Seperti diketahui, situasi politik di Blora jelang Pemilu 2019 sempat memanas pasca beredarnya tabloid Indonesia Barokah di ratusan masjid. Oleh sejumlah pihak, tabloid tersebut dinilai provokatif dan berpotensi memicu perpecahan umat. (one)