fbpx

PERTAMINA EP CEPU FIELD CEPAT TANGANI INSIDEN PIPA DI SAMBONG

Pertamina EP (PEP) Cepu Field melakukan upaya cepat dalam penanganan ceceran minyak akibat terjadinya retakan pada pipa yang terjadi di Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Selasa (15/3) malam.
Tim PEP Cepu Field sedang melakukan perbaikan.

Sambong – Pertamina EP (PEP) Cepu Field melakukan upaya cepat dalam penanganan ceceran minyak akibat terjadinya retakan pada pipa yang terjadi di Desa Pojokwatu, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Selasa (15/3) malam. 

Sesaat setelah diketahui adanya ceceran minyak, tim PEP Cepu Field langsung melakukan penghentian pemompaan dan penyetopan valve pada jalur pipa MOS Menggung sehingga aliran saat ini sudah dapat dihentikan.

BACA JUGA :  DESA LEDOK : MINYAK BUMI DI SETIAP PIJAKAN KAKI

Sesuai dengan Standar Operating Prosedur (SOP) untuk pengamanan lokasi, PEP Cepu memasang safety line dan melakukan pula penyekatan drainase serta anak sungai. Field Manager PEP Cepu Field, Agung Wibowo mengatakan upaya penyekatan tersebut dilakukan untuk meminimalkan fluida mengalir ke tempat lain dan terkumpul, sehingga akan memudahkan penyedotan menggunakan vacum truk dan pembersihan area.

BACA JUGA :  POLITISI PKS NILAI KABUPATEN BLORA TAK SERIUS PERJUANGKAN DBH MIGAS BLOK CEPU

Saat ini tim PEP Cepu Field sedang melakukan perbaikan pada pipa sumber ceceran dengan pemasangan klem.

“Tim berusaha bekerja cepat dan sebaik mungkin serta akan memastikan tidak ada lagi rembesan atau ceceran fluida. Saat ini kondisi aman terkendali,” ujar Agung.

Dalam melakukan penanganan insiden, PEP Cepu Field melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan selalu mengedepankan aspek keselamatan manusia dan lingkungan.

BACA JUGA :  ADA PENGEBORAN DI WILAYAHNYA , INI PERMINTAAN KADES CABAK

Diketahui Selasa (15/3) sekira pukul 15.10 wib, pipa distribusi minyak Pertamina dari Ledok Kecamatan Sambong menuju MOS Menggung mengalami kebocoran akibat korosi pipa. Sehingga, minyak mentah mengalir ke selokan di Desa Pojokwatu. Warga yang mengetahui pun, berbondong-bondong mengambil minyak menggunakan alat sederhana dan jeriken. (Sub).