fbpx

PESAN BIBIT WALUYO KE PENDUKUNG PRABOWO: KALAU SAMPEYAN MELESET, SAYA JUGA SENGSARA!

  • Bagikan
Mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo
Mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo

Blora- Mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo secara terbuka menyatakan dukungannya ke Prabowo untuk menjadi Presiden RI kedelapan. Dirinya mengajak seluruh partai koalisi untuk memenangkan capres nomor urut 02 iitu.

Pernyataan tersebut, disampaikan Bibit saat menghadiri kampanye Prabowo di Graha Larasati, Blora, Kamis (14/02) siang. Menurutnya, sosok Prabowo merupakan simbol perjuangan rakyat dari ancaman penguasaan aset oleh asing.

 

Mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo
Mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo

 

“Intinya adalah, negara kita harus tetap tegak berdiri, jangan sampai dikuasai asing. Mari kita dukung sepenuhnya, iki tenanan lo ya (ini serius, red).. jangan sampai meleset. Kalau sampeyan  meleset, saya juga sengsara, podo wae,” ujar Bibit yang kini telah menginjak usia 70 tahun itu.

Untuk menguatkan pesannya, Bibit mengungkit berbagai prestasinya selama menjadi Gubernur Jateng. Dia menyebutkan, pendirian pabrik gula dan inisiasi pembangunan Bandara Ngloram merupakan gagasannya.

“Usaha-usaha yang saya lakukan diantaranya mendirikan pabrik gula, alhamdulillah sudah berdiri dan belakangan ada masalah, itu yang aku sedih sekali. Yang kedua, Bandara Ngloram itu harus jadi. Kalau nanti Pak Prabowo jadi Presiden, nanti saya yang nagih (tentang Bandara Ngloram, red),” imbuhnya.

Optimis Menang di Jateng

Bibit melanjutkan orasinya dengan memaparkan peta pemenangan Prabowo di Jawa Tengah. Di depan partai koalisi, Bibit mengingatkan perolehan suara partai koalisi saat Pilgub beberapa waktu lalu.

“Pengalaman di Pilgub, kita dapat 42 persen suara. insyaallah, ke depan 50 persen. asal kita sungguh-sungguh. Ada 6 wilayah yang dibawah 30 persen. yaitu Solo, Boyolali, Rembang, Kudus, Jepara, Semarang,” ucapnya.

Dari 6 daerah dengan perolehan suara di bawah 30 persen tersebut, Bibit menyebutkan, ada 3 kabupaten yang diprediksi dapat memperoleh suara lebih banyak. Meliputi Rembang, Kudus dan Semarang. “Ini bukan ngomong belaka. Di Rembang, Mbah Maimun sudah mendoakan Prabowo Presiden. Di Kudus, dulu pemimpinnya ‘moncong putih’, sekarang sudah tidak,” imbuhnya.

Sedangkan terkait Semarang, Bibit Waluyo mengutip kalimat kontroversial Walikota Semarang Hendrar Prihadi tentang jalan tol hanya untuk pendukung capres Jokowi. Dia menilai, berbagai peristiwa terkini di tiga daerah tersebut menguntungkan Prabowo.

“Semarang, kalau itu pernah ada yang bilang kalau tidak nyoblos Pak Jokowi, mau lewat jalan tol, tidak boleh,” ujarnya.

Meski demikian, dia memilih tidak masuk ke dalam struktural partai untuk memenangkan Prabowo. Mantan Pangdam Diponegoro ini merasa, dirinya memiliki cara yang berbeda dengan cara partai bertarung di pemenangan.

Sempat Doakan Ani Yudhoyono

Dalam kesempatan itu, Bibit Waluyo mengajak pula para pendukung cappres Prabowo untuk mendoakan kesembuhan mantan ibu negara, Ani Yudhoyono. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kampanye bertajuk Prabowo Menyapa Warga Blora siang tadi.

“Saya tadi malam dapat berita, Bu Ani Yudhoyono gerah (sakit, red) dan dirawat di Singapura. Dalam kesempatan ini, mari kita doakan semoga beliau lekas sembuh,” ajak Bibit.

Para pemimpin partai yang hadir dalam acara itu diantaranya, Ketua DPC Partai Demokrat Blora Bambang Susilo, Ketua DPD PKS Santoso Budi Susetyo, Ketua Partai  Gerindra Blora Yulianto, Ketua PAN Blora Bambang Wijanarko, dan Ketua Partai Berkarya Blora Indarjo.

Sayangnya, Prabowo datang terlambat dalam acara itu sehingga pendukungnya harus menunggu cukup lama. Selain itu, di lokasi acara terdapat sejumlah anak di bawah umur yang seharusnya tidak boleh diikutkan dalam kampanye. (one)

  • Bagikan