fbpx

PMII KOMISARIAT SUNAN POJOK BLORA GELAR MAPABA VIII DI PESANTREN DARUL ANWAR NGAWEN

  • Bagikan
Pembukaan Mapaba PMII Komisariat Sunan Pojok Blora di Pesantren Darul Anwar Punggursugih Ngawen, Jumat (06/10).

Ngawen – PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Komisariat Sunan Pojok Blora menggelar Mapaba (Masa Penerimaan Anggota Baru) VIII hari ini, Jumat (06/10). Kegiatan yang digelar di Pesantren Darul Anwar Punggursugih Ngawen ini diikuti puluhan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Blora.

 

Pembukaan Mapaba PMII Komisariat Sunan Pojok Blora di Pesantren Darul Anwar Punggursugih Ngawen, Jumat (06/10).

 

“Ada puluhan mahasiswa yang mengikuti Mapaba ini, dari kampus Al Muhammad dan kampus Khozinatul Ulum. Kegiatan berlangsung mulai hari ini (06/10) dan selesai hari Minggu nanti,” jelas Muhammad Rosyidi, Ketua Panitia Mapaba VIII PMII Komisariat Sunan Pojok Blora.

Suwignyo, Ketua PMII Komisariat Sunan Pojok Blora memaparkan tema yang diangkat dalam Mapaba VIII adalah Terbentuknya Pribadi Muslim yang Kritis dan Inovatif berdasarkan IPTEK dan IMTAK berhaluan Ahlusunnah Wal Jama’ah.

Pembukaan Mapaba VIII PMII Komisariat Sunan Pojok Blora digelar di Aula Pesantren Darul Anwar, dihadiri Lurah Punggursugih, Pengasuh Pesantren Darul Anwar dan Pengurus Cabang PMII Blora.

Dalam sambutannya, Muhammad Ali Mustofa, Lurah Punggursugih menekankan kepada seluruh peserta Mapaba untuk mulai berfikir kritis. Ia juga memperingatkan kepada peserta, dewasa ini gerakan mahasiswa rawan dibenturkan dengan kepentingan tertentu.

“Mahasiswa ya harus kritis, tapi ingat jangan sampai kalian semua bisa dibenturkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan tertentu,” tegasnya.

Kyai Syaifuddin Zuhri, Pengasuh Pesantren Darul Anwar yang juga alumni PMII UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berpesan kepada para peserta untuk meluruskan niat.

“ Jangan beranggapan masuk PMII kemudian kalian jadi orang yang berkuasa, jangan pernah berfikir semacam itu ! Setelah ikut Mapaba, berharaplah kalian menjadi pribadi yang bermanfaat dan membawa maslahat untuk umat,” pesan Kyai Syaifuddin yang aktif berdakwah sebagai mubaligh di berbagai pelosok desa ini.

Menutup sambutan, Pengurus Cabang PMII Blora melalui Sekjen PMII Blora Abdul Malik berharap melalui Mapaba VIII PMII Komisariat Sunan Pojok Blora, peserta dapat mengasah kemampuan berfikir kritis. Utamanya pada tiga dimensi PMII yaitu, Kemahasiswaan, Keislaman dan Keindonesiaan.

Untuk diketahui, PMII Komisariat Sunan Pojok telah banyak melakukan agenda kemahasiswaan bernafaskan sosial di Blora. Diantaranya, mempelopori adanya Forum Komunikasi Mahasiswa Blora Lintas Kampus dan aksi sosial Penggalangan Dana untuk Korban Konflik Kemanusiaan Rohingya.

Para alumninya telah banyak berkiprah di masyarakat sebagai pengajar, pegawai pemerintahan dan jurnalis di media massa lokal.

Reporter : Ulya farida / Semester VII Tarbiyah STAI Al Muhammad Kampus V Blora

  • Bagikan