fbpx

POLISI SIAGA, PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK PILKADES DIJAGA KETAT

  • Bagikan
Foto : Humas Polres Blora

Blora – Kapolres Blora AKBP Saptono memastikan semua logistik jelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di wilayahnya sudah siap, Sabtu (29/7/2017) esok. Logistik tersebut hari ini telah dikirim ke desa 27 Desa yang ada di 13 Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Blora.

Menurutnya, H-1 hari jelang  Pilkades semua kesiapan sudah rampung termasuk persoalan logistik. Walaupun ia belum bisa memastikan hal tersebut, karena masih menunggu laporan secara resmi dari jajaran Kapolsek. Tapi, dirinya yakin 100 %, logistic Pilkades akan lancar dan dipastikan tidak ada kebocoran.

 

Foto : Humas Polres Blora

 

“Semua sudah didistribusikan, tinggal menunggu laporan secara resmi dari Kapolsek kepada saya. Saya yakin bahwa seluruh logistic Pilkades serentak tahun 2017 ini akan sampai tujuan dengan pengawalan dan pengamanan ketat dari personil Polres Blora bersama TNI dan Linmas,” ujarnya, Jumat (28/7/2017).

Ia mengungkapkan para Kapolsek dan jajarannya diharapkan memantau anggotanya yang melakukan pengawalan logistic Pilkades. Selain itu, seluruh kebutuhan penyelenggaraan pilkades tersebut sampai di TPS dalam kondisi aman.

“Dalam melakukan pengawalan pendistribusian logistik pilkades agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas pengawalan dan pastikan logistik pilkades tiba di TPS dalam keadaan aman dan terkendali,” ucapnya.

Adapun logistik pilkades yang dikawal ketat polisi berupa surat suara, surat undangan, tabulasi penghitungan, dan rekapitulasi akhir. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan serta untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Pendistribusian dapat berjalan dengan aman dan lancar. Selanjutnya surat suara akan dilipat dan dikemas serta disimpan di tempat yang terkunci dan disegel. Pada Sabtu 29 Juli 2017 di masing-masing TPS di masing-masing desa yang akan dilaksanakan pemungutan suara Pilkades serentak,” ungkap AKBP Saptono.

Kapolres menegaskan, pihaknya serius dalam melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap kerawanan yang bisa saja saat penghitungan perolehan surat suara nanti.

“Untuk itu, kami harapkan kepada para anggota yang terlibat langsung agar dapat mengantisipasi apabila dimungkinkan terjadinya kekacauan di tiap-tiap TPS,” tambah dia.

Diungkapkanya, potensi kerawanan yang timbul merupakan sebuah fenomena dalam masyarakat yang berdemokrasi. Sehingga potensi gangguan harus dikelola dengan baik, agar tidak berkembang menjadi ganguan kamtibmas yang menggangu jalannya pelaksanaan pilkades.

Reporter : Ngatono

  • Bagikan