fbpx

PRIA PARUH BAYA DI GULINGAN BLORA KOTA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI

Petugas Polsek Blora Kota dan anggota Koramil 01 Blora Kota melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat, Sabtu (24/03).

Blora – Seorang lansia bernama Nyoto (50) warga Dukuh Gulingan RT 02 RW 01 01 Desa Tempurejo Kecamatan Blora Kota ditemukan tewas gantung diri di Pohon Waru di belakang rumahnya dini hari tadi, Sabtu (24/03).

 

Petugas Polsek Blora Kota dan anggota Koramil 01 Blora Kota melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat, Sabtu (24/03).

 

Kapolsek Blora Kota AKP Slamet mengungkapkan, hingga kini motif tewasnya pria paruh baya ini masih dalam penyelidikan petugas.

BACA JUGA :  DIDUGA LANTARAN PENYAKIT MENAHUN, SEORANG PRIA DI BLORA NEKAT TERJUN DARI JEMBATAN KALIWANGAN BLORA

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban, bernama Suparni (47). Menurut keterangan Suparni, saat wanita ini bangun tidur pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Suaminya saat itu tak ada di ranjang bersamanya.

Suparni pun bangun, buang air kecil dan kembali tidur. Saat itu Sumarni melihat, suaminya tengah sholat di kamar sholat.

BACA JUGA :  DIPUTUS CINTANYA OLEH CEWEK BLORA, PRIA KLATEN NEKAT AKHIRI HIDUP

Sembilan puluh menit berselang, Sumarni kembali bangun dari tidurnya. Bermaksud mengajak suamnya untuk bersama melaksanakan ibadah Sholat Subuh. Saat Sumarni menuju ke belakang rumah, dia mendapati suaminya telah tergantung di pohon waru.

Leher suaminya terjerat tali tampar berwarna hijau, badan korban menghadap ke arah selatan dan kedua kaki menekuk ke belakang dan menempel tanah.

Sumarni pun berteriak meminta tolong kepada warga setempat. Tak berapa lama, mayat korban pun berhasil diturunkan. Beberapa warga segera melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Blora Kota.

BACA JUGA :  DEPRESI HIDUP SEBATANG KARA, NENEK INI NEKAT GANTUNG DIRI

Petugas medis Puskesmas Medang, dr. Ika Tristiyana Dewi mengungkapkan hasil pemeriksaan jenazah tersebut. Menurutnya, terdapat lebam mayat dari leher sampai punggung dan pantat korban.

“Terdapat jejas bekas ikatan tali lebar 0,5 cm melingkar di leher dari bawah daun telinga kanan hingga bawah daun telinga kiri, serta tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” terang dokter Ika Tristyana.

Reporter : Ngatono