fbpx

PROFIL BENDUNGAN RANDUGUNTING, DARI KALI MENJADI BENDUNGAN

Proyek pembangunan Bendungan Randugunting yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya - PT Andesmont Sakti (KSO) dengan biaya APBN 2018-2022 senilai Rp 880 miliar, telah rampung dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (5/1/2022).
Bendungan Randugunting, Desa Kalinanas, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora.

Blora- Proyek pembangunan Bendungan Randugunting yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya – PT Andesmont Sakti (KSO) dengan biaya APBN 2018-2022 senilai Rp 880 miliar, telah rampung dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (5/1/2022).

Bendungan yang bertempat di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora pada awalnya merupakan hulu sungai Kali Randugunting yang terletak di Provinsi Jawa Tengah dan bermuara ke Laut Jawa.

BACA JUGA :  BUPATI TEBAR 12 RIBU EKOR BENIH IKAN DI BENDUNGAN RANDUGUNTING JAPAH

Kali Randugunting memiliki luas 136,67 km² yang membentang di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Blora, Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang. Sungai ini mengalir dari selatan ke utara dan diselimuti perbukitan kapur.

Sebelum dibangun, penduduk Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora telah memanfaatkan Kali Randugunting untuk sumberdaya pertanian, karena letaknya yang berada di hulu sungai. Sedangkan penduduk yang berada di hilir sungai memanfaatkannya sebagai sumber perikanan, baik dengan cara menjala ataupun memancing.

BACA JUGA :  LAPORKAN PROGRES RANDUGUNTING, BBWS INGIN PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BLORA

Rampungnya pembangunan Bendungan Randugunting diharapkan bisa lebih mempermudah warga sekitar akan pasokan air. Tidak hanya pada sektor pertanian, namun juga bisa dimanfaatkan pada sektor lainnya, seperti pasokan air baku, penanggulangan banjir serta destinasi wisata. (Kin).