Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

PROSPEK MENGGIURKAN, BUMDES NGLOBO RENCANAKAN BUDI DAYA IKAN AIR TAWAR

Jiken – Menyadari prospek yang menjanjikan dari usaha budi daya ikan air tawar, pemerintah desa (Pemdes) Nglobo Kecamatan Jiken berencana memulai usaha ini melalui badan usaha milik desa (BUMDes) setempat. Rembug desa menjadi langkah awal mewujudkan gagasan ini.

“Sehingga ini nanti bisa didorong menjadi salah satu usaha masyarakat yang dikelola bersama BUMDes. Selain itu kami juga minta petunjuk dari pendamping desa dan tim ahli yang membidangi untuk keberlangsungannya ke depan,” ujar Kades Nglobo, Sujatmiko, Kamis (30/08).

 

Budi daya ikan air tawar milik salah satu peternak di Desa Nglobo Kecamatan Jiken.

 

Gagasan ini sebenarnya telah dilakukan oleh sejumlah peternak ikan di desa setempat secara mandiri. Waktu pemeliharaan yang singkat serta banyaknya penyedia pakan ikan, membuat bisnis ini cukup menjanjikan.

“Ini usaha pribadi. Saya telah membudidayakan ikan lele dan nila selama tiga tahun. Prospeknya sangat bagus. Saya menerima pesanan dari beberapa rumah makan di Blora,” jelas salah satu peternak ikan air tawar di Nglobo, Ketut Prihantoro.

 

Menurut Ketut, waktu pemeliharaan ikan lele tergolong singkat. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ikan lele tergolong cepat dan perawatannya tidak sulit. Sedangkan ikan nila, dari induknya juga sama, cepat bertelur dan menetas.

“Untuk kebutuhan air, saya membuat sumur tanah. Kemudian airnya dialirkan ke kolam sesuai kebutuhan,” lanjutnya.

Untuk mengembangkan usahanya, Ketut mengaku masih membutuhkan bimbingan terkait pemanfaatan teknologi. “Misalnya, perlu sentuhan teknologi seperti kincir air, agar membantu memudahkan sirkulasi perawatan di kolam ikan,” pungkasnya.

Reporter : Ika Mahmudah

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.