PULANG KUNKER, ANGGOTA DPRD BLORA BAKAL DISEMPROT DESINFEKTAN DAN DIPANTAU 14 HARI

Blora– Sebanyak 37 anggota DPRD Blora yang melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal diobservasi saat pulang nanti. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi pandemi Covid-19.

 

Bupati Blora, Djoko Nugroho

Bupati Blora, Djoko Nugroho

 

Para anggota DPRD tersebut akan menjalani observasi di RSUD dr R Soeprapto Cepu, disemprot cairan desinfektan, dan dipantau selama 14 hari kedepan. Seluruh kebutuhan observasi saat ini telah disiapkan.

“Sebelum masuk Blora, kita arahkan ke RSUD Cepu. Sudah kita siapkan,” tegas Bupati Blora Djoko Nugroho, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Komang Gede Irawadi, dan Asisten 3 Heni Indriyanti, Rabu (18/03).

Diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Blora tetap menjalankan Kunker ke Lombok lantaran agenda ini telah diagendakan sejak jauh-jauh hari. Para wakil rakyat ini beralasan, jika kunker ditunda sedangkan akomodasi telah dibayar, maka akan merugikan uang negara.

Di sisi lain, sikap DPRD Blora tersebut memicu reaksi keras sejumlah tokoh masyarakat dan beberapa anggota DPRD Blora sendiri. Mereka yang berangkat Kunker dituding tidak memiliki ‘sense of crisis’ lantaran saat ini situasi nasional sedang darurat Covid-19. (arf)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan