fbpx

PULUHAN POHON JATI DI CABAK TERSAPU PUTING BELIUNG

Puluhan pohon jati milik perhutani telah dievakuasi oleh petugas akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi pada, Minggu (13/3) lalu. Beberapa pohon jati merusak rumah warga Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.
Kondisi pohon jati yang terdampak puting beliung.

Jiken – Puluhan pohon jati milik perhutani telah dievakuasi oleh petugas akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi pada, Minggu (13/3) lalu. Beberapa pohon jati merusak rumah warga Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.

Mantri Perhutani/Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Cabak Blora, Harmanto mengatakan peristiwa terjadi pada waktu magrib sekitar 18.15 WIB. Pohon tumbang sempat menutup ruas jalan Blora-Cepu dan membuat lalu lintas macet.

BACA JUGA :  ANGIN KENCANG MENGAMUK, RUMAH DAN POHON BERTUMBANGAN

“Total pohon yang roboh dan patah 52 pohon. Adapun ini berada di petak 7096 A RPH Cabak, BKPH Cabak, KPH Cepu,” ucap Harmanto kepada, Rabu (16/3).

Pohon tumbang selain merusak rumah warga juga menimpa kuburan yang berada di Pempat Pemakaman Umum Desa Cabak. Harmanto belum bisa menaksir kerugian tersebut dan masih menghitung.

BACA JUGA :  LAGI, ANGIN KENCANG AKIBATKAN POHON TUMBANG DI JALAN CENDANA

“Kalau kerugiannya saya nggak tahu, belum lihat data yang di kantor. Tapi yang jelas pohon sudah kami evakuasi, kayu yang bisa diproduksi diamankan di TPK (Tempat Penimbunan Kayu),” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang korban, Asmi (53) warungnya yang berada di tepi jalan rusak parah karena tertiup angin puting beliung dan tertindih pohon jati berukuran besar. Beruntung saat kejadian, ia tidak berada di lokasi. Saat ditanya apakah mendapat bantuan dari pemerintah, pihaknya belum mengetahui.

BACA JUGA :  HUJAN DERAS DISERTAI ANGIN KENCANG AKIBATKAN POHON DAN RUMAH ROBOH DI NGAWEN

“Belum tahu (sumbangan). Ya saya mau membenahi warung tapi masih menunggu pohon yang merobohi warung disingkirkan dulu. Dari saya banyak yang rusak, lemari, TV, pokoknya perabotan lah mas,” katanya. (Jam).