Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

PUTUS ASA, PRIA DI KUNDURAN TEWAS GANTUNG DIRI

Kunduran– Putus asa lantaran mengalami patah tulang pada punggung belakang dalam tiga tahun terakhir, Sunardi (58) warga Dukuh Pojok Desa Tawangrejo Kecamatan Kunduran kabupaten Blora mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

 

Petugas Polsek Kunduran Polres Blora memeriksa jenazah Sunardi (58) di lokasi kejadian, Desa Tawangrejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora

Petugas Polsek Kunduran Polres Blora memeriksa jenazah Sunardi (58) di lokasi kejadian, Desa Tawangrejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora

 

Peristiwa ini diketahui pada dini hari tadi, sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, salah satu kerabat korban hendak sholat subuh dan melihat pintu belakang rumah telah terbuka. Setelah saksi tersebut keluar rumah, dilihatnya korban telah gantung diri di samping rumah tersebut, Sabtu (21/09).

Melihat kejadian ini, saksi kemudian berteriak minta tolong dan warga sekitar pun berdatangan. Beberapa warga melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Menurut keterangan saksi, korban mengalami patah tulang punggung belakang sudah sejak tiga tahun. Diduga korban putus asa,” terang Kapolsek Kunduran Polres Blora, Iptu Lilik Eko.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan, saksi juga menyampaikan bahwa semasa hidupnya korban kerap mengeluh tentang patah tulang yang dideritanya. Bahkan, korban sempat berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya.

“Sebelumnya, korban pernah mengatakan hendak mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” pungkas Kapolsek. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan