RAKOR, PANWASCAM NGAWEN CAMKAN HAL INI

Ngawen- Tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora Tahun 2020 telah berakhir 13 Agustus lalu. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai basis data Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

 

Rapat Koordinasi Tahapan Pilkada Tingkat Kecamatan Ngawen, Blora.

Rapat Koordinasi Tahapan Pilkada Tingkat Kecamatan Ngawen, Blora.

 

Anggota Panwascam Ngawen, Ahmad Mustakim, mengungkapkan, tahapan selanjutnya adalah Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP). Pihaknya telah menginstruksikan kepada Pengawas Pemilihan Kelurahan/Desa (PKD) agar mempersiapkan data hasil pengawasan untuk nantinya disinkronkan bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS). 

“Nantinya (PKD-red) mempersiapkan data yang akan dicocokkan atau disinkronkan dengan PPS di tingkat desa,” ucapnya dalam Rapat Koordinasi Tahapan Pilkada Tingkat Kecamatan Ngawen, Blora. Sabtu (22/08). 

Menurutnya, data pemilih yang telah dicoklit masih ada yang bermasalah. Sehingga perlu validasi data. Ia pun menghimbau baik PKD maupun PPS agar menjaga transparansi dalam tahapan mutarlih ini. 

“Kita berharap nantinya dari PPK Ngawen maupun PPS agar menjaga transparansi dalam tahapan mutarlih,” harapnya.

Sebagai informasi, Bawaslu Kabupaten Blora telah membuka 312 posko aduan Daftar Pemilih. Terdiri dari posko di Bawaslu Kabupaten, 16 posko di Panwaslu Kecamatan dan 295 posko di masing-masing rumah Pengawas Kelurahan/ Desa se-Kabupaten Blora. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan