fbpx

RAKORCAB, PC PMII BLORA TETAPKAN PROGRAM BERSKALA

  • Bagikan

Blora – Guna mensinkronkan agenda-agenda Pengurus Komisariat (PK) dan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Blora menyelenggarakan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) periode 2016-2017.

Agenda kegiatan yang dilaksanakan pada Jum’at (5/6/2017) di Pendopo Joglo Cepu ini, diikuti 20 peserta yang terdiri dari Badan Pengurus Harian (BPH) PK dan PC.

 

RAKORCAB, PC PMII BLORA TETAPKAN PROGRAM BERSKALA
Evaluasi secara menyeluruh menjadi bagian dari proses pendewasaan PMII Blora. Foto : Bloranews

 

Menurut Sekretaris PC PMII Blora Abdul Malik mengatakan bahwa dalam perjalanan setiap kepengurusan mengharuskan adanya evaluasi secara menyeluruh baik internal maupun eksternal. Karena mengalami dinamika gerakan yang sedemikian rupa, sehingga menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi khususnya PMII Blora.

“Problematika organisasi pasti ada dan itu akan menjadi strategi gerakan dalam mengambil langkah-langkah untuk menjalankan roda organisasi. Semua itu tak terlepas dari dampak moment-moment politik baik skala lokal maupun Nasional,” kata Abdul Malik.

Kegiatan ini difokuskan pada  pembahasan updating progres program dan kegiatan PMII Blora.

Acara yang dihadiri oleh anggota Majelis Pembina Cabang (Mabincab), Ajir mengungkapkan bahwa PMII hari ini harus terus berjalan diatas dinamika yang ada, dan tidak tergerus oleh arus jaman yang serba cepat ini. “Dalam program kerja juga harus menyesuaikan kebutuhan kader, tanpa meninggalkan rel PMII,” ujar mantan Ketua PMII Blora periode kedua ini.

Selain itu, kader PMII harus paham baik internal maupun eksternal, dimana harus berjuang menegakkan panji idealisme. Secara internal, kader harus diberikan pencerahan agar mereka sadar sebagai mahasiswa harus berbuat apa. “Secara eksternal, kader PMII harus memahami dinamika social, ekonomi, politik dan budaya serta lainnya, agar tidak terlambat dalam berperan di masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya juga merekomendasikan untuk melakukan kegiatan Analisis Sosial (Ansos) untuk meningkatkan capacity building baik di pengurus komisariat maupun pengurus Cabang.

Sepaham dengan yang disampaikan Ajir, anggota Mabincab lain Tri Juanto mengatakan bahwa beberapa periode kebelakang ini PMII Blora jarang sekali muncul kepermukaan. “Warga pergerakan harus melakukan tradisi-tradisi yang menjadi ciri khasnya, paling tidak mengadakan forum kecil dan advokasi kebijakan pemerintah,” saran Tri Juanto, jurnalis di media lokal ini.

Sementara itu, laporan progres report pengurus cabang dan komisariat disampaikan Ketua Bidang Kaderisasi PC PMII Blora Iswahyudi, bahwa agenda Rakorcab kali ini menjadi forum silaturahim sekaligus menjadi forum koordinasi baik antar kader maupun alumni. Dengan harapan akan menjadi batu pijakan bagi kader-kader PMII Blora kedepan. “Untuk selalu melakukan koordinasi baik dilevel komisariat hingga cabang sehingga dapat menghasilkan kinerja pengurus,” jelasnya.

Tak hanya itu, dala forum ini diharapkan menghasilkan beberapa rencana program dan kegiatan baik skala pendek, menengah dan panjang. “Ini akan menjadi kesepakatan bersama untuk meneruskan roda organisasi PMII Blora Kedepan agar menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Reporter : Ngatono

banner 120x500
  • Bagikan