fbpx

RATUSAN BONSAI SIAP DIPAMERKAN DI KESER

  • Bagikan
Diketahui acara pameran dan konfes bonsai akan digelar pada tanggal 28 November sampai tanggal 2 Desember, di Lapangan Balai Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Selain itu juga terdapat hadiah bagi juara dan door prize menarik berupa satu ekor kambing dari pihak panitia.
Bonsai siap pamer.

Tunjungan – Pemuda Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora menggelar kegiatan pameran dan konfes bonsai. Ratusan bonsai dari berbagai daerah siap dipamerkan.

Ketua Panitia Siswanto, kerap disapa Boleng menjelaskan, sudah ada beberapa daerah yang mendaftar untuk mengikuti pameran ini, diantaranya selain peserta dari lokal Blora ada yang dari Kudus, Rembang, Purwodadi, Pati, Tuban, Semarang, Karanganyar dan Sidoarjo.

“Untuk sementara tanaman bonsai baru terkumpul 154, baik dari kelas prospek maupun regional, dimungkinkan akan tambah lagi. Karena ini baru tahap penerimaan bonsai,” jelasnya kepada tim Bloranews.com saat ditemui di lokasi, Jumat (26/11).

Dirinya dan para pemuda lainnya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemuda Desa Keser bisa, agar pemuda tidak hanya terkesan negatif saja, tapi juga menunjukkan hal yang positif.

“Sekarang sudah tidak zamannya bergerombol dan mabuk-mabukan, mas, apalagi tawuran. Saya berharap pemuda sini lebih mengenal bonsai dalam arti luas. lebih mengajukan inovasi-inovasi baru, secara otomatis mampu menunjang ekonomi dan kreativitas terbangun,” tambah Boleng.

Diketahui acara pameran dan konfes bonsai akan digelar pada tanggal 28 November sampai tanggal 2 Desember, di Lapangan Balai Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Selain itu juga terdapat hadiah bagi juara dan door prize menarik berupa satu ekor kambing dari pihak panitia.

Sementara, Kepala Desa Keser, Sujono, melalui Kepala Urusan Perencanaan, Irkham Majid sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pemuda. Menurutnya, para pemuda sangat luar biasa dan semangat dalam kesenian bonsai.

“Saya sangat mengapresiasi pemuda sini punya inovasi dan kreativitas yang tinggi dalam bidang kesenian khususnya bidang bonsai. Iven ini bisa dikatakan iven Jawa Tengah, karena banyak juga peserta dari luar Blora,” pungkasnya. (jam).

  • Bagikan