Blora, BLORANEWS.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Khozinatul Ulum (IAIKU) Blora melaksanakan program bertajuk Safari FEBI IAIKU dalam bentuk workshop kewirausahaan pada Senin (13/1/2025).
Program ini bertujuan memotivasi siswa-siswi tingkat SLTA di Kabupaten Blora untuk mengenal lebih dekat dunia usaha dan menumbuhkan jiwa kemandirian.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini telah dilaksanakan di sejumlah sekolah, termasuk SMK An-Nur Seren, SMK Sultan Agung Pudak, SMK PGRI Blora, hingga SMK PSM Randublatung.
Para peserta mengikuti workshop selama tiga jam dengan antusias, menjadikan program ini salah satu langkah penting dalam membangun budaya kewirausahaan di kalangan pemuda.
Kolaborasi dengan Bank Mandiri
FEBI IAIKU Blora menggandeng Bank Mandiri Cabang Blora dalam pelaksanaan kegiatan ini. Bank Mandiri tak hanya memberikan dukungan, tetapi juga berbagi inspirasi dan wawasan mengenai pengelolaan keuangan, termasuk memperkenalkan layanan mobile banking untuk memudahkan transaksi bisnis.
Menurut Bapak Candra, perwakilan Bank Mandiri, kemajuan teknologi seperti mobile banking dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung para calon wirausaha dalam mengelola keuangan secara efisien.
Motivasi dan Praktik Langsung
Dekan FEBI IAIKU Blora, H. Agus Susanto Lc., M.Ag., yang menjadi narasumber utama, menekankan pentingnya keberanian untuk mempraktikkan teori yang telah dipelajari.
“Teori yang dikuasai harus diikuti dengan tindakan nyata. Dunia usaha membutuhkan pengalaman langsung untuk memperkaya wawasan dan membangun karakter wirausaha yang tangguh,” ujar H. Agus.
Ia juga membagikan kunci-kunci keberhasilan dalam memulai dan menjalankan bisnis.
Komitmen Mencetak Wirausaha Muda
FEBI IAIKU Blora, yang memiliki program studi Ekonomi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, dan Perbankan Syariah, terus berkomitmen mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Melalui program seperti Safari FEBI IAIKU, diharapkan lahir wirausaha muda yang tidak hanya tangguh secara mental, tetapi juga berkontribusi bagi perekonomian nasional.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk memiliki mental pengusaha yang berani mengambil risiko, tangguh, dan bertanggung jawab dalam mengelola usaha mereka,” pungkas H. Agus. (Yusron Ridho Nurfatoni)
