fbpx

SATGAS PAMTAS RI-PNG, YONIF 410 ALUGORO BERANGKATKAN 450 PRAJURIT

  • Bagikan
Upacara pemberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 410 Alugoro di Dermaga Terminal Penumpang, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Semarang – Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia dengan Papua Nugini (RI-PNG), Yonif 410 Alugoro TA 2021/2022 memberangkatkan 450 prajurit.

Tersebut disampaikan Panglima Kodam IV Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto saat memimpin upacara pemberangkatan di Dermaga Terminal Penumpang, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Rabu, (20/10).

“Tersiapkan kurang lebih 450 orang (prajurit) tergelar di sektor selatan, semoga bisa memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat dan bisa memberikan pelayanan khususnya pada masyarakat,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora Arief Rohman, Dandim 0721 Blora, Kapolres Blora, Wakil Ketua DPRD Blora dan Pimpinan Kodam IV Diponegoro beserta jajarannya.

Pada upacara dilakukan pengecekan kesiapan pasukan satgas pamtas yang akan ditugaskan di perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini. Diperkirakan pemberangkatan kurang lebih satu minggu nanti akan di embarkasi di Papua dan langsung tergelar di wilayah selatan.

“Penugasan ini bukan hal baru, ini program rutin Mabes TNI dalam rangka pengamanan kondusivitas perbatasan, prajurit yang diberangkatkan ini menggantikan satuan terdahulu yang telah selesai bertugas,” tambah Mayjen Rudianto.

Bupati Arief berharap agar prajurit Yonif 410 Alugoro nanti dalam bertugas di perbatasan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya.

“Kami berdoa semoga semua prajurit yang berangkat bersama-sama ini bisa sukses dan selamat sampai akhir tugas dan kembali pulang ke Blora bertemu istri dan anak-anak,” harapnya.

Sebagai informasi, pada Selasa (19/10) telah dilakukan upacara pemberangkatan satgas oleh Danrem 073 Makutarama di Batalyon 410 Alugoro, Blora. Rencananya, setelah upacara pemberangkatan pasukan akan naik ke KRI Teluk Bintuni untuk menuju ke daerah penugasan di Kabupaten Boven Digoel sektor selatan, wilayah Papua. (jml).

  • Bagikan