SATRESNARKOBA POLRES BLORA AMANKAN 4 TERSANGKA

Blora- Empat tersangka berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Blora dalam operasi Antik Candi 2021.

Dalam konferensi pers nya, di Mapolres Blora. Kapolres Blora, AKBP Wiraga menjelaskan, tujuan dari operasi Antik Candi tersebut adalah untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba di wilayah Polres Blora.

 

SATRESNARKOBA POLRES BLORA AMANKAN 4 TERSANGKA

Kapolres Blora, AKBP Wiraga saat konferensi pers.

 

“Selama kegiatan operasi Antik Candi 2021, Satresnarkoba Polres Blora berhasil mengungkap target operasi tindak pidana narkotika sebanyak 3 kasus dengan barang bukti Narkotika jenis sabu sabu Kurang lebih 5,47 gram dan tindak pidana tentang kesehatan 1 kasus, dengan barang bukti 200 butir Pil Hexymer,” ungkapnya.

Sementara satu lainnya dengan kasus Undang-undang kesehatan dengan barang bukti berupa 200 butir pil Hexymer dan uang tunai Rp. 50 ribu serta satu buah sound system.

Berikut keempat tersangka yang disampaikan Polres Blora dalam konferensi pers nya, Senin (05/04).

ABL (47) warga Desa Temengeng kecamatan Sambong, Blora. Tersangka diamankan dengan barang bukti 2 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna bening, 2 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip warna kuning yang digulung dengan kertas grenjeng rokok dengan berat kurang lebih 1,64 gram, serta uang tunai sebesar Rp. 600.000,00, 1 unit HP merk Samsung, 1 HP merk Oppo dan satu unit SPM Yamaha Mio

MJ (48) warga Kelurahan Kajeksan Kecamatan Kudus kota Kabupaten Kudus. Tersangka ini diamankan dengan barang bukti berupa 3 paket sabu sabu yang dibungkus plastik klip warna bening dengan berat kurang lebih 2,68 gram. Satu buah HP, serta satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam.

GS (30) warga Desa Gesikan Kecamatan Grabagan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Tersangka ini diamankan dengan barang bukti 1 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik klip warna bening diisolasi warna hitam dan dibungkus tisu warna putih dan diisolasi diisolasi warna hitam dimasukkan plastik klip bening dan dimasukkan bungkus rokok dengan berat kurang lebih 1,15 gram.

Sedangkan satu tersangka kasus Undang Undang Kesehatan BPN (23) warga Kecamatan Jepon, Blora. Tersangka ini diamankan dengan barang bukti berupa 200 butir pil Hexymer dan uang tunai Rp. 50.000,00 serta satu buah sound system.

Ketiga tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkotika dijerat Primer pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

Sedangkan untuk tersangka kasus pengedaran obat tanpa izin dijerat Primer pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) sub pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan