Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

SEJUMLAH “WANITA MALAM” TERJARING RAZIA GABUNGAN




Blora- Sejumlah ‘wanita malam’ terjaring Razia Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan petugas gabungan malam ini. Para wanita ini segera digiring ke kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora untuk mendapatkan pembinaan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Blora, Hadi Praseno mengungkapkan, razia yang dimulai sejak pukul 21.00 hingga 23.00 WIB tersebut menyasar para pelanggar tertib sosial.

 

Petugas Satpol PP membawa taget Operasi Pekat ke kantor Dinsos P3A untuk mendapatkan pembinaan

Petugas Satpol PP membawa taget Operasi Pekat ke kantor Dinsos P3A untuk mendapatkan pembinaan

 

“Tertib sosial yang dimaksud adalah penggunaan bangunan yang diduga digunakan untuk tempat berbuat asusila,” terang hadi Praseno usai Razia Pekat, Rabu (13/03).

Sedikitnya 9 wanita malam terjaring razia ini. Enam diantaranya dibawa ke kantor Dinsos P3A untuk mendapatkan pembinaan, sedangkan 3 wanita yang diduga sebagai pekerja seks komersial harus berhadapan dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Blora.

“Hasilnya, 4 orang wanita pemijat di Pasar Pon, dan 2 wanita tanpa identitas di warung remang-remang Pos Ngancar dibawa ke Dinsos P3A untuk didata dan mendapatkan pembinaan. Sedangkan, 3 wanita terduga PSK dipanggil PPNS Satpol PP,” paparnya.

Hadi menambahkan, Razia Pekat ini dilaksanakan dalam rangka pengendalian dan pemeliharaan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat di wilayah Kabupaten Blora. Selain petugas Satpol PP Blora, terlibat dalam kegiatan ini Satpol PP Jateng, Dinsos P3A Blora, dan Polres Blora.

“Razia ini menyasar para pelanggar tertib sosial sebagaimana diatur dalam Perda Blora nomor 1 tahun 2017 tentang ketertiban umum,” jelasnya.

Selain menyasar pelaku tindak asusila, sedianya razia ini juga menyasar Pengemis, Gelandangan, dan Orang Telantar (PGOT). Namun, hingga razia, PGOT tidak ditemukan di lokasi pelaksanaan. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan