SEKOLAH ISLAM DAN GENDER: PEREMPUAN MILENIAL JAWAB REVOLUSI INDUSTRI 4.0



Blora- Peran perempuan di era Revolusi Industri 4.0 semakin menantang. Di masa ini, gaung kesetaraan dan keadilan gender, semakin lantang digelorakan. Berbagai pilihan perjuangan pun dihadapkan di depan kaum perempuan dewasa ini.

Penegasan ini disampaikan dalam Sekolah Islam dan Gender yang dilaksanakan Korps PMII Putri (Kopri) Kabupaten Blora. Kiprah perempuan, semakin nyata dengan banyaknya pilihan perjuangan di era digital sekarang ini.

 

 Sekolah Islam dan Gender Korps PMII Putri Kabupaten Blora

Sekolah Islam dan Gender Korps PMII Putri Kabupaten Blora

 

“Perempuan milenial mau jadi apa di era Revolusi Industri 4.0? Mau jadi fashion designer, intelectual agent, akademisi handal, vlogger, penulis, youtuber, atau online shoper? Kita mau tidak mau harus siap menyongsong era digital tersebut,” ucap Ketua Kopri Blora, Ulya, Minggu (13/01).

Sekolah Islam dan Gender berlangsung selama tiga hari. Mulai Jumat (11/01) hingga Minggu (13/01) di kompleks Masjid At Tin Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota, Kabupaten Blora. Acara ini tak hanya diikuti para mahasiswa lokal, tapi juga luar daerah.

“Kepanitiaan acara ini dari Cabang (Kabupaten Blora) dan 3 komisariat yang ada. Yakni, Aryo Penangsang Cepu, Sunan Pojok Blora Kota, dan Bambu Runcing Khozinatul Ulum Blora. Peserta juga ada yang dari Cabang Kudus, Pati, dan Rembang,” imbuh panitia SIG, Husnia.

Acara ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan untuk mengenal kekayaan Blora, baik sumber daya alamnya maupun kekayaan interlektual di kota sate ini. Husnia menambahkan, kegiatan ini seluruhnya dilaksanakan oleh kader perempuan.

“Kami juga berkunjung ke rumah batik nusantara. Tujuannya, mengenalkan ragam kekayaan kerajian masyarakat Blora,” pungkasnya. (dra)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.