fbpx

SELURUH DESA DI NGAWEN JADI PLOT PROJECT LAYANAN CMS

Seluruh desa di Kecamatan Ngawen menjadi plot project layanan Cash Management System (CMS) Bank Jateng, sebanyak 27 desa. Selain Ngawen, ada 1 desa di 15 kecamatan juga ditunjuk sebagai plot project layanan CMS. Total ada 42 desa.
Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati.

Blora, BLORANEWS – Seluruh desa di Kecamatan Ngawen menjadi plot project layanan Cash Management System (CMS) Bank Jateng, sebanyak 27 desa. Selain Ngawen, ada 1 desa di 15 kecamatan juga ditunjuk sebagai plot project layanan CMS. Total ada 42 desa.

Plot project layanan CMS ini dilaunching di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (10/8) dalam rangka optimalisasi implementasi elektronifikasi transaksi, di tahun 2022 Pemkab Blora menyusun rencana aksi atau target prioritas elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

“Program tersebut selain sebagai implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah Kabupaten Blora juga untuk mewujudkan pengelolaan atau penatausahaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan tertib,” terang Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati.

BACA JUGA :  KASUS KORUPSI BANK JATENG CABANG BLORA MULAI DISIDANGKAN

Melalui CMS, transaksi belanja keuangan desa bisa lebih mudah dan cepat. Mencairkan uang dari rekening kas desa (RKD) bisa langsung dari kantor desa atau dari rumah. Wabup menghendaki tahun depan desa di Blora menggunakan layanan CMS.

Diketahui, Launching CMS ditandai dengan penekanan tombol di video wall oleh Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Kajari Blora, Perwakilan Polres dan kepala Bank Jateng Cabang Blora itu, dirangkaikan dengan pembinaan tertib pajak. Sebanyak 42 desa yang menjadi pilot project layanan CMS dan sudah mendapat sosialisasi, bimbingan teknis.

BACA JUGA :  CAIR! PEMKAB BLORA DAN BANK JATENG TANDATANGANI PERJANJIAN HUTANG RP 150 M

“Pesan saya kepada pak kepala desa yang desanya menjadi plot project bisa mengikuti arahan dan petunjuk yang berlaku. Karena approval ada di panjenengan, artinya tanggung jawab ada di panjenengan. Operator maupun sekretaris desa, yang ada di bawah koordinasi panjenengan, tolong diberikan arahan dan petunjuk yang sesuai aturan. berikan kewenangan sesuai dengan porsinya,” imbuh Wabup.

BACA JUGA :  EKS BOS BANK JATENG CABANG BLORA DIVONIS 13 TAHUN PENJARA

Hadir dalam acara itu, para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat se-Kabupaten Blora, Pemimpin PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Cabang Blora, Direktur Utama PT. BPR BKK (Perseroda), Kepala Desa yang desanya ditunjuk untuk pilot project.

“Seluruh desa yang ikut yaitu di Kecamatan Ngawen, sedangkan satu Desa di 15 Kecamatan lainnya juga sudah mendapatkan sosialisasi CMS yang pesertanya adalah para Kades dan Operator Desa,” ucap Sekretaris PMD Blora, Ignatius Ari Susanto. (Ads).