fbpx

SEMBILAN MAHASISWA IPB KKN DI JATI, DOSEN : MENGABDI UNTUK MASYARAKAT

  • Bagikan
SEMBILAN MAHASISWA IPB KKN DI JATI, DOSEN : MENGABDI UNTUK MASYARAKAT
Mahasiswa KKN-T IPB di Desa Pengkoljagong, Jati.

Jati – Sebanyak 9 mahasiswa IPB Bogor diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati Kabupaten Blora. Acara serah terima mahasiswa ini dilakukan secara hybrid dengan Zoom meeting dan pertemuan langsung di Balai Desa Pengkoljagong, Selasa (29/06).

Penyerahan ini dilakukan oleh Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Dr. Ir. Naresworo Nugroho, M.Si yang didampingi Dosen Koordinator Wilayah KKN-T IPB 2021 Kabupaten Blora, Dra. Sri Rahaju, M.Si kepada Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si.

Dalam kesempatan itu, Naresworo Nugroho mengatakan karena masih dalam kondisi pandemi sehingga pelaksanaan KKN Tematik dilaksanakan secara terbatas.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, jaga kesehatan agar bisa mengabdi untuk masyarakat desa Pengkoljagong,” ucapnya.

Sembilan mahasiswa itu yakni Yuan Raga, Mustofa, Uswatun Khasanah, Hendri Pribadi, Almayda Dafa Aditya, Andraneta Nathania Tambun, Ginastri Puspadiani, Faeyza Ardhimas W, dan M Umar AlFaaruuq. Mereka dari berbagai fakultas akan melakukan KKN-T di Desa Pengkoljagong selama kurang lebih 40 hari kedepan.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengajak seluruh mahasiswa KKN untuk senantiasa membagikan ilmu yang didapat saat kuliah kepada masyarakat pedesaan. Bupati juga berharap mahasiswa mampu membantu pemerintah desa dalam memetakan potensi dan masalah di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, serta kesehatan yang ada.

“Mengingat saat ini masih pandemi Covid-19, kami mohon adik-adik mahasiswa bisa menjadi agen sosialisasi kepatuhan pada protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ungkapnya.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan kuliah pembekalan potensi wilayah oleh Sekretaris Bappeda Blora, Free Bayu Alamanda tentang informasi umum wilayah, potensi dan permasalahan yang dihadapi oleh desa. Pihaknya berharap agar mahasiswa mampu memberikan motivasi dan contoh bagi masyarakat desa serta menciptakan ruang untuk menuangkan gagasan solusi atas masalah yang ada berdasarkan ilmu yang sudah dipelajari. (Jyk)

  • Bagikan