SEMPAT USIR ANAK DAN ISTRI, LANSIA INI TEWAS GANTUNG DIRI




Jati- Diduga lantaran depresi, seorang lansia di Desa Gabusan Kecamatan Jati Kabupaten Blora mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan, gantung diri. Sehari sebelum ditemukan tewas, korban marah dan mengusir anak serta istrinya.

Kapolsek Jati Polres Blora Polda Jateng, Iptu Supriyono, melalui Kanit Reskrim Bripka Fahrudin menjelaskan, lansia ini bernama Wagiman (60) warga Dusun Sucen RT 02 RW 01 Desa Gabusan Kecamatan Jati, Senin (14/01).

 

Kapolsek Jati Polres Blora Polda Jateng, Iptu Supriyono

Petugas Polsek Jati melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban

 

“Sehari-hari, korban berprofesi sebagai petani. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Doplang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan, dan disimpulkan korban tewas lantaran bunuh diri,” jelas Bripka Fahrudin.

Kronologi

Berdasarkan keterangan istri korban, Partini (58) dan anak korban, Sadiman (35), korban marah tanpa diketahui sebabnya pada Minggu (13/01) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban kemudian mengusir anak serta istrinya.

Setelah mengusir keduanya, Wagiman kemudian mengunci diri di dalam rumah. Keesokan harinya, tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, Sadiman masuk ke dalam rumah dan mendapai ayahnya telah tergantung di dalam rumah.

Sadiman kemudian mengabarkan peristiwa ini ke Polsek Jati. Sesaat kemudian, petugas Polsek Jati bersama petugas dari koramil setempat, Serka Santoso, dan tim medis Puskesmas Doplang segera meluncur ke lokasi kejadian.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas kemudian memastikan penyebab kematian korban. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Kami juga mengamankan tali tampar byang digunakan korban untuk mengakiri hidupnya. Korban, tewas tergantung di tiang dalam rumah,” pungkas Bripka Fahrudin. (srj)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.