fbpx

SERAPAN ANGGARAN RENDAH, KEPALA BPPKAD: OPD HARUS DISIPLIN

CATAT, APBD BLORA 2022 FOKUS INFRASTRUKTUR JALAN
Plt Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD), Slamet Pamudji.

Blora, BLORANEWS – Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora, Slamet Pamudji meminta agar jajaran OPD lebih disiplin lagi dalam pengerjaan proyek. Utamanya pada proyek dengan skala besar seperti pengerjaan jalan.

Dijelaskan, presentase serapan anggaran Pemerintah Kabupaten Blora masih tergolong rendah. Hingga November 2022, tercatat serapan anggaran Pemkab Blora hanya diangka 59 persen.

BACA JUGA :  DELAPAN SKPD DILANTIK, BUPATI: KAMI TUNGGU GEBRAKAN DAN INOVASI

Menilik hal itu, pihaknya mengajak OPD untuk lebih disiplin lagi dalam pengerjaan proyek. Sebab pihaknya sudah menargetkan setiap bulan di anggaran kas untuk tunjangan pengahasilan pegawai (TPP).

“Kita harapkan untuk OPD yang punya kegiatan lebih disiplin, ya SDM juga ya. Dan mungkin untuk meningkatkan lagi agar tidak seperti ini, Pak Bupati ada semacam sangsi, kemarin ada di TPP,” tegasnya.

BACA JUGA :  SEOLAH TAK BOSAN GAGAL, BLORA KEMBALI JADI TUAN RUMAH ACARA MONUMENTAL

Mengenai pengerjaan proyek berskala besar, Slamet Pamudji membeberkan kendalannya memang di proses lelang. Menurutnya jika ingin berbenah, perencanaan di Januari sehingga bisa lelang lebih awal.

“Proses kegiatan/lelang, sementara di Blora pasti kasusnya keterlambatan lelang, dikarenakan perencanaan yang molor,” kritknya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Samgautama Karnajaya menegaskan bahwa proyek jalan memang pembayarannya berada di akhir.

BACA JUGA :  KEMBANGKAN PETERNAKAN SAPI POTONG, BLORA KAJI KERJA SAMA DENGAN UGM

“Kalau untuk perencanaan tidak molor, tapi pada proses pengerjaan lelang yang beberapa rekanan ada progresnya lambat,” jelas Samgautama Karnajaya. (*)