fbpx

SETELAH DIPANGGIL KEJAKSAAN, 2 ORANG INI KEMBALIKAN KUNCI PASAR KIOS CEPU

  • Bagikan
Pasar induk Cepu
Pasar induk Cepu

Blora- Dua orang pedagang Pasar Induk Cepu masing- masing Zen Wachid (Kakak Kandung Umi Kulsum istri Bupati Blora) dan Lulus Tri Laksono kembalikan kunci kios Pasar Induk Cepu.

 

Pasar induk Cepu
Pasar induk Cepu.

 

Sebelumnya, mereka berdua dipanggil oleh Kejari Blora untuk dimintai keterangan terkait

kepemilikan kios di Pasar Induk Cepu secara gratis tanpa dipungut biaya.

Kepala Bidang Pasar Daerah pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Blora, Warso mengungkapkan terhadap dua kios yang dikemnalikan tersebut akan diserahkan ke paguyuban pasar.

“Tanggal pengembalian kuncinya saya lupa. Nanti diserahkan ke paguyuban, siapa skala prioritas yang mendapatkan yang tahu kan paguyuban,” ungkapnya.

Sementara itu, Lulus Tri Laksono mengaku alasan dirinya mengembalikan kunci karena secara legal formal dirinya belum mendapatkan kartu pasar, kendati dirinya memiliki kunci kios tersebut. 

“Sudah saya tanyakan beberapa kali namun belum juga mendapatkan kartunya. Makanya kalau dibilang itu punya saya dan pak Zen, ya belum. Buktinya kartu pasar saja belum diberi,” sanggahnya.

Lulus menambahkan, jika dirinya selama ini menunggu kartu pasar diberikan. Jadi selama belum mendaptkan kartu pasar dirinya belum mau menggunakan kios tersebut. 

“Kami tidak mau gratis. Maunya seperti pedagang-pedagang yang lainnya. Kalau nebis berapa dan seperti apa. Sesuai aturan saja,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam dugaan kasus pungli Pasar Induk Cepu, puluhan pedagang ditarik Rp 30 juta hingga Rp 75 juta. Sistemnya ada uang ada kunci, dibayarkan Cash dan tidak boleh di cicil. Sementara dua kios digratiskan. Delapan sisanya ditempati pedagang lama.

Harga kios tersebut juga dipotong biaya kepemilikan los setiap pedagang. Masing-masing los dihargai 10 persen dari harga Kios (Rp 75 juta). Sehingga apabila pedagang memiliki satu los, berarti biaya dikurangi Rp 7,5 juta. (Jyk)

banner 120x500
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan