fbpx

SHOLAWAT HANACARAKA HABIB SYAFI’I DI HARLAH IPNU KE- 66 DAN IPPNU KE- 65

  • Bagikan
Habib Muhammad Syafi’i Alaydrus(sorban putih) dalam IPNU-IPPNU Blora Bersholawat di PP An Nur Seren, Sendangwungu Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora
Habib Muhammad Syafi’i Alaydrus(sorban putih) dalam IPNU-IPPNU Blora Bersholawat di PP An Nur Seren, Sendangwungu Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora

Banjarejo- Puncak peringatan hari lahir (Harlah) IPNU ke- 66 dan IPPNU ke- 65 di Kabupaten Blora berlangsung meriah dengan gelaran IPNU-IPPNU Blora Bersholawat yang dihadiri Habib Muhammad Syafi’i Alaydrus dari Solo, Jumat (21/02) malam.

 

Habib Muhammad Syafi’i Alaydrus(sorban putih) dalam IPNU-IPPNU Blora Bersholawat di PP An Nur Seren, Sendangwungu Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora
Habib Muhammad Syafi’i Alaydrus(sorban putih) dalam IPNU-IPPNU Blora Bersholawat di PP An Nur Seren, Sendangwungu Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora

 

“Ini tak hanya Sholawat dalam rangka Harlah IPNU-IPPNU saja. Tetapi juga rangkaian dari kegiatan Sholawat yang digagas Pak Wabup Arief Rohman di 16 Kecamatan se- Blora. Kali ini, saya ada (sholawat) yang baru. Monggo,” ucap Habib Syafi’i dalam acara tersebut.

Sholawat yang baru, yang dimaksud Habib Syafi’i adalah Sholawat Hanacaraka. Dalam Sholawat ini, aksara Jawa Hanacaraka dibaca berurutan dari awal aksara Ha hingga aksara terakhir Nga. Kemudian, dibaca dari belakang ke depan.

Tiap-tiap aksara, dijelaskan secara indah melalui rangkaian pitutur jawa yang sarat makna. Habib Syafi’i berpesan, agar ajaran-ajaran Jawa jangan sampai hilang. Ajaran Jawa dinilai memiliki pengajaran yang mendalam tentang budi pekerti dan akhlak.

“Ini pitutur luhur para winasis (orang-rang bijaksana. Hanacaraka itu ada maknanya di tiap-tiap aksara. Supaya kita mengetahui maknanya,” pesannya.

Dalam puncak peringatan Harlah IPNU-IPPNU tersebut, sholawat yang dilantunkan Habib Syafi’i diiringi dengan tabuhan rebana dari Rijalul Ansor Todanan. Ribuan pecinta sholawat memadati lokasi PP Annur Sendangwungu Kecamatan Banjarejo hingga akhir acara.

Tak hanya itu, Habib Syafi’i juga mengajak para pecinta sholawat untuk menyanyikan sejumlah lagu pop terkini. Akan tetapi, dalam setiap kalimat bernuansa cinta, diniatkan sebagai ungkapan kerinduan kepada Nabi Muhammad.

“Monggo, lagu Hanya Ingin Kau Tahu. Kita bawa ini kepada junjungan kita nabi agung Muhammad shollallah alaihi wasallam,” ajaknya. (arf)

  • Bagikan