fbpx

SISIR PERANTAU DAN PENDATANG, MOBIL SIAGA PEMDES BANGSRI PATROLI KELILING KAMPUNG

Mobil Siaga Pemdes Bangsri menyampaikan himbauan waspada Covid-19 sekaligus mengimbau para pendatang dan perantau yang pulang kampung
Mobil Siaga Pemdes Bangsri menyampaikan himbauan waspada Covid-19 sekaligus mengimbau para pendatang dan perantau yang pulang kampung

Jepon- Langkah antisipatif pencegahan Covid-19 dilaksanakan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan intens menginformasikan imbauan pemerintah terkait antisipasi pandemi ini melalui berbagai media, termasuk menggunakan mobil siaga.

Mobil Siaga Pemdes Bangsri menyampaikan himbauan waspada Covid-19 sekaligus mengimbau para pendatang dan perantau yang pulang kampung
Mobil Siaga Pemdes Bangsri menyampaikan himbauan waspada Covid-19 sekaligus mengimbau para pendatang dan perantau yang pulang kampung

“Hari ini, kita sosialisasikan himbauan MUI Kabupaten Blora terkait Sholat Jum’at. Kita harus ngalahi mas,” terang Kepala Desa (Kades) Bangsri, Yannata Laga Kusuma, Jumat (27/03).

BACA JUGA :  BEGINI CARA MEMBUAT SEMPROT DISINFEKTAN OTOMATIS MURAH

Sejak pemerintah mengeluarkan imbauan social distancing, Mobil Siaga Pemdes Bangsri yang semula berfungsi sebagai kendaraan untuk mengantar jemput warga yang sakit, berubah fungsi menjadi sarana sosialisasi Covid-19. Tindakan ini dilakukan sebagai respon cepat desa tersebut dalam upaya antisipasi pandemi ini.

“Kita yang harus gencar sosialisasi dengan mobil siaga ini. Kita juga tegas kepada pendatang dan perantau. Kalau ga gitu, bisa kecolongan,” imbuh Kades Laga.

BACA JUGA :  KORPRI BLORA SUMBANG 1000 PAKET SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT

Di sisi lain, gerak cepat via mobil siaga yang dilaksanakan Pemdes Bangsri ini terbilang efektif. Sebagian besar warga mematuhi imbauan untuk tidak berkerumun, dan para pendatang serta perantau secara sukarela memeriksakan diri ke petugas medis segera setelah tiba di kampung halaman.

“Untuk warga Desa Bangsri, alhamdulillah manut dan nurut. Untuk yang dari luar, semua sudah dikondisikan,” pungkasnya. (arf)

BACA JUGA :  4 MILIAR DANA INSENTIF BAGI TENAGA KESEHATAN MASIH DITAHAN DINKES BLORA