STAI KHOZINATUL ULUM BLORA : MEMBUMIKAN KAJIAN TAFSIR DEMI MENGAWAL NKRI

Kota ( 08/02/2016 ) Semester pertama tahun 2016, Kabupaten Blora dipenuhi dengan banyak agenda. Tidak hanya kegiatan politik dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga pendidikan dan kebudayaan. Hal ini membuktikan bahwa Kabupaten Blora semakin memantapkan diri sebagai kabupaten yang memiliki potensi dalam segala bidang, sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia yang handal.

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA JATENG

STAI Khozinatul Ulum Blora

Rabu besok ( 10/02/2016 ) Sekolah Tinggi Agama Islam Khozinatul Ulum Blora ( STAI Khozin ) akan melaksanakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Angkatan III. Mengundang beragam elemen masyarakat di Kabupaten Blora. Sedianya, Rapat Senat Terbuka diselenggarakan di Gedung Serba Guna NU Blora ( Jl. Sumodarsono No. 58 Mlangsen, Kecamatan Blora ).

Imam Ali Bashori ( 33 ) Panitia pelaksana kegiatan menjelaskan kepada Bloranews.com  bahwa pada Rapat Senat Terbuka STAI Khozin akan dianugerahkan penghargaan kepada wisudawan – wisudawan terbaik. “ Ada dua kategori, pertama adalah wisudawan terbaik berdasarkan Indeks Prestasi Komulatif. Kategori kedua adalah wisudawan terbaik berdasarkan hasil karya ilmiah ( skripsi )” jelasnya. Ketatnya proses penulisan karya ilmiah merupakan salah satu alasan pemberian penghargaan hasil karya ilmiah ( skripsi ) terbaik.

Imam Ali Bashori juga menyampaikan bahwa kajian tafsir menyumbang jasa intelektual dan pergerakan yang tidak sedikit dalam percakapan kebangsaan dan kelestarian alam. Tidak hanya itu, dalam banyak hal dunia modern kerap mengadopsi pemikiran – pemikiran konstruktif hasil kajian tafsir.

“ Dunia modern belum mampu mengaktualisasikan nilai – nilai demokrasi yang sering didengung – dengungkan. Para mufassirin, telah lama mengkaji berbagai ayat ( teks Al Qur’an / fenomena sehari – hari ) sehingga mereka berhasil merumuskan konsepsi musyawarah” tegas dosen muda ini.

“ Demikian pula dengan isu kelestarian lingkungan, secara eksplisit telah tertulis ( dalam kitab suci )  bahwa manusia memiliki kecenderungan untuk merusak lingkungan. Kesadaran akan kekuasaan Tuhan membuat manusia berfikir tentang pelestarian lingkungan “ lanjutnya

Masjid STAI Khozinatul Ulum blora

Masjid STAI Khozinatul Ulum Blora

Harus diakui bahwa kesadaran berdemokrasi, dalam kajian sejarah sekuler, dimulai pada masa Revolusi Perancis. Dengan cara yang berbeda, Kajian Tafsir di STAI Khozin menyuguhkan pandangan bahwa kesadaran berdemokrasi telah ada jauh sebelum Revolusi Perancis. Ayat – ayat tentang musyawarah dalam kitab suci telah lama dikaji oleh para mufassirin muslim.

Kelestarian lingkungan menjadi salah satu obyek kajian para ahli tafsir. Seruan kitab suci agar manusia senantiasa memperhatikan gejala alam seolah mengisyaratkan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan perintah Tuhan kepada manusia.

Menurut Imam Ali Bashori, wisudawan STAI Khozin  harus mampu menerapkan nilai – nilai moral yang terkandung dalam kitab suci. Dia berharap bahwa nilai – nilai kitab suci harus diaplikasikan dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat dan sejalan dengan era kekinian. Hal ini, supaya hasil kajian tafsir tidak terpenjara dalam menara gading ruang – ruang diskusi intelektual semata, sebaliknya ilmu tafsir dan para ahli tafsir harus menjadi pembebas dan jalan keluar bagi masalah – masalah sosial dan kebangsaan yang ada.

Dalam Rapat Senat Terbuka dan Wisuda III STAI Khozin akan disampaikan pula sebuah orasi ilmiah. Orasi ini dibawakan oleh DR Hasyim Muhammad, Sekretaris Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta ( Kopertais ) Wilayah X Jawa Tengah.

Iman Ali Bashori (Dosen STAI Khozinatul Ulum blora jateng

Iman Ali Bashori (Dosen STAI Khozinatul Ulum Blora

Agenda ini memantapkan STAI Khozin sebagai Kampus Peradaban di Kabupaten Blora. Beberapa program nyata telah diinisiasi dan sedang berjalan dalam kaitannya pengembangan kajian demokrasi. Salah satu kegiatan dalam rangka pengembangan kajian demokrasi adalah pelaksanaan Sekolah Demokrasi di kampus STAI Khozinatul Ulum Blora, jalan Mr. Iskandar No. 42 Blora. Ke depan, selain memiliki misi sebagai Kampus Peradaban, STAI Khozin juga memiliki harapan untuk menjadi Kampus Perintis Lingkungan Hidup di Blora.

Reporter          : M. Eko Hadi Suwignyo

Fotografer        : Az Zulfa

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.