fbpx

SUKUN SANTUNI 1.000 ANAK YATIM DI BLORA

Ribuan anak yatim di Blora saat hendak menerima santunan.

Blora, BLORANEWS – Sebanyak 1.000 anak yatim piatu di Kabupaten Blora menerima santuan dari perusahaan produk tembakau (Perusahaan Rokok) Sukun. Santunan itu diberikan kepada 700 anak yatim binaan NU Care Lazisnu Blora, serta 300 anak yatim binaan Lazismu Blora.

Koordinator Bidang Keagamaan PT Sukun, Helmi Tas’an Wartono mengungkapkan, apa yang dilakukan di tahun 2024 ini merupakan tahun ketujuh Sukun menggelar kegiatan santunan anak yatim.

“Direksi terus memberikan amanat kepada kami untuk memberikan perhatian khusus pada anak yatim. Kami diminta untuk mendatangi dan menyantuni mereka dari tahun ke tahun,” jelas Helmi.

Dikatakan, program santunan 1.000 anak yatim ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan. Selain Blora, kegiatan serupa juga dilakukan di kota lainnya. Seperti Rembang, Pati, Jepara, Demak, Grobogan, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Pekalongan dan berakhir di Kudus.

Adapun santunan ini mulai dilaksanakan pada 2018 lalu dengan lima kota sasaran. Kemudian meluas hingga pada 2024 ini menembus 11 kota dengan jumlah penerima mencapai 11.000 anak yatim.

“InsyaAllah di tahun ini kami menambah jumlah penerima santunan yakni menjadi 11 ribu anak yatim. Semoga akan terus bertambah ke depannya, ini sesuai dengan filosofi perusahaan yakni urip iku urup. Atau bagaimana agar perusahaan kami bisa terus memberi manfaat bagi orang lain,” tambah Helmi.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Sukun yang telah rutin menggelar kegiatan santunan di Kabupaten Blora.

“Semoga Sukun terus berjaya, dan selalu ada di hati masyarakat Blora. Semoga kedepan terus berlanjut dan berkembang ke beberapa kegiatan lainnya, sukses selalu untuk Sukun. Lancar ibadahnya, panen berkahnya,” kata Bupati Arief.

Hadir dalam kegiatan, Bupati Blora Arief Rohman, Ketua MUI Kabupaten Blora KH. Muharror Ali, Koordinator Bidang Keagamaan Helmi Tas’an Wartono, Lianty Achwas Edi Wartono, serta Corporate Secretary, Deka Hendratmanto. (Adv)