fbpx

TANGKAL RADIKALISME, AL KHIDMAH BLORA KUMPULKAN JAMAAH

  • Bagikan

Blora – Bertempat di Masjid Agung Baitun Nur Alun-alun Kota Blora, ratusan Jamaah Al Khidmah di Kabupaten Blora, Mahasiswa dan Santri mengikuti diskusi wawasan kebangsaan tadi malam, Sabtu (27/1/2018).

Menurut Khoirurroziqin, Ketua Majelis Dzikir Al-Khidmah Blora mengatakan, diskusi ini menjadi langkah antisipasi, karena banyaknya gerakan kelompok radikal yang mulai marak.

“Ya, ini kami laksanakan karena saat ini semakin bermunculan kelompok radikal yang mengatasnamakan islam. Kami disini mangantisipasi masuknya pengaruh paham radikalisme, ” ujar Khorurroziqin.

 

Diskusi Publik Jamaah Al Khidmah Kabupaten Blora di serambi Masjid Agung Baitunnur, Sabtu (27/01) malam.

 

Kegiatan dengan tema “Menguatkan Kembali Nilai Pancasila, Menghargai Keberagaman Dan Sikap Toleransi Menuju Blora Mustika” ini, perlu konsistensi dan sinergitas antarkelompok masyarakat. Para tokoh agama menjadi salah satu peran sentral dalam pencegahan paham radikal di tengah masyarakat.

“Para tokoh agama, kami himbau ketika mereka menyampaikan materi, khotbah, ceramah dan sebagainya, ikut mencegah dengan materi-materi yang menyejukkan, menentramkan, bukan materi-materi yang bersifat khilafiyah,” pintanya.

Kata Khoirur, mahasiswa dan santri diharapkan juga tidak mudah terpengaruh aliran radikal yang ingin memecahbelah persatuan bangsa Indonesia. “Dalam hal ini memahami kembali ajaran Islam yang rahmatanlilalamin.  Kemudian disebarluaskan ke masyarakat, karena akademisi dan pondok pesantren juga berperan penting dalam hal itu,” tutur dia.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan ancaman itu, dan untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia yang lebih maju dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Ketua Ketua Takmir Masjid KH Ishad Shofawi mengingatkan jamaah selalu menjaga diri, agar tidak terjerumus dalam kelompok radikal.

“Kita harus sering njamu, jaga mulut juga jaga hati, dan kendi, kendalikan diri. Sehingga kita dapat selalu bersatu menjaga bangsa Indonesia ini tetap utuh,” pesannya.

Hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut, Kepala Kantor Kesbangpol Blora Achmad Nur Hidayat dan Kepala Kemenag H. Nuril Anwar, yang di moderatori Nur Ihsan, Ketua STAI Khozinatul Ulum Blora.

Sedikitnya 100 an anggota jamaah Al Khidmah, mahasiswa dari tiga perguruan tinggi Islam di Blora, yakni STAI Al Muhammad Cepu Kampus Blora, STAIM, dan STAI Khozinatul Ulum.  Kemudian para santri dari Pondok Pesantren Al-Alif Tunjungan, Safinatul Najah, serta Al-Banjari.

Reporter : Ngatono

  • Bagikan