TARLING DITUTUP DENGAN GAYA MUHAMMADIYAH, BUPATI KOKOK: LEBIH CEPAT!

Blora Tarawih keliling (Tarling) Bupati Blora 2019 resmi ditutup dengan gaya Muhammadiyah, yakni 8 rokaat ditambah witir. Selain menunjukkan keragaman Blora, penutupan tarawih dengan gaya ini juga lebih cepat.

“Penutupan tarawih memakai gaya Muhammadiyah, jadi lebih cepat agar Pak Kapolres dan Dandim melanjutkan tugasnya,” ucap Bupati Blora Djoko Nugroho dalam penutupan tarling di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa (28/05).

 

Penutupan tarawih keliling (Tarling) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora

 

Dalam agenda tersebut, Kokok (sapaan Djoko Nugroho, red) juga berpesan kepada para ASN Blora yang akan melaksanakan mudik lebaran 2019 agar berhati-hati selama perjalanan. Dirinya juga menyerahkan  bantuan secara simbolis kepada sejumlah keluarga kurang mampu.

“Yang mau mudik, hati-hati di jalan. Karena setiap perjalanan juga ibadah, jika lelah istirahatlah. Yang di rumah sudah menanti,” imbuhnya.

Sebagai informasi, tarling bersama Bupati Blora dimulai pada Kamis (09/05) lalu di Pendopo Bupati. Kemudian, dilaksanakan tarling di 4 lokasi lainnya, yakni Desa Wantilgung Kecamatan Ngawen (14/05), Randublatung (16/05), Kedungtuban (21/05), dan Tunjungan (23/05).

Seperti dalam pembukaan tarling, agenda sore tadi dimulai dengan buka puasa bersama dan sholat maghrib berjamaah. Tampak hadir bersama jajaran Forkompimda, Ketua PD Muhammadiyah Blora, Ngastoyo. (jay/Kim)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan