TEKAN KENAKALAN REMAJA, PKK BLORA FASILITASI PEMBENTUKAN PIK REMAJA

Blora – Sekitar seratus tiga puluh pengurus PKK Kecamatan mengikuti Fasilitasi Pembentukan PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) pagi ini. Acara yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Blora ini menghadirkan Teguh Tri Handoyo dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumber. Sayangnya, ketua PKK Blora berhalangan hadir dalam acara tersebut dan sambutannya diwakilkan kepada salah satu pengurus PKK kabupaten.

 

PIK REMAJA

Teguh Tri Ardiyanto, narasumber Fasilitasi Pembentukan PIK R Berbasis Masyarakat di Pendopo Bupati Blora. Foto : Bloranews

 

Teguh, dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya pembentukan PIK R di kecamatan dan desa se- kabupaten Blora. Dengan adanya kepengurusan PIK R, diharapkan dapat menjadi wadah informasi dan konseling bagi remaja Blora. “Tiga masalah remaja yang utama adalah pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba dan seks bebas. PIK R di kecamatan dan desa dapat menekan tiga masalah tersebut.” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam dua bulan terakhir, dua puluh lima pasangan muda mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Kabupaten Blora. Alasan permohonan tersebut adalah kedua pasangan saling mencintai. Pernikahan dini tersebut menjadi tugas yang tidak mudah bagi para pengurus PIK-R kecamatan dan desa.

Selain itu, Seperti dikutip melalui Tribunnews.com, tahun 2016 terdapat 496 kasus kekerasan seksual di Jawa Tengah. Kota Semarang menduduki peringkat pertama dengan 199 kasus, peringkat kedua kabupaten Kendal dengan 26 kasus. Sedangkan kabupaten Blora dan kabupaten Sragen masing-masing menduduki peringkat ketiga dan keempat dengan 17 kasus kekerasan seksual. Hal ini menyiratkan betapa pentingnya langkah nyata PIK R dan PKK untuk merespon masalah-masalah tersebut [.]

Reporter : Khoirunniam

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Comments are closed.