fbpx

TIGA MWC DI BLORA BAKAL BANGUN KLINIK, BUPATI: MODEL PEMERINTAHAN ALA NU HARUS BERHASIL

Rencana Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Blora bakal membangun klinik. Ketiganya ialah MWC NU Jepon, Todanan dan Ngawen.
Pembukaan Muskercab ke 2 PCNU Blora di Pendopo RUmah DInas Bupati Blora.

Blora, BLORANEWS – Rencana Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Blora bakal membangun klinik. Ketiganya ialah MWC NU Jepon, Todanan dan Ngawen.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Blora, M. Fatah dalam acara Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) ke 2 PCNU Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu (19/6).

BACA JUGA :  HARI SANTRI DI BLORA : UPACARA PERINGATAN HARI SANTRI DI JANTUNG KOTA

“Masing-masing MWC ini kita siapkan untuk segera membuka klinik. Alhamdulillah MWC Jepon sudah siap. Untuk MWC yang lain, Todanan dan Ngawen saya kira juga sudah siap. Nanti akan kita dorong bersama-sama,” terangnya.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Bupati Blora, Arief Rohman. Ia mendukung penuh program MWC NU Jepon, Todanan dan Ngawen untuk segera membuat klinik, agar bias dimanfaatkan oleh masyarakat.

BACA JUGA :  IPM BLORA PERINGKAT 29 DARI 35 KABUPATEN, BUPATI: KUALITAS KESEHATAN BLORA RENDAH

“Coba kita data, dokter NU itu ada berapa. Untuk menggawangi agar klinik ini segera terwujud. Beberapa MWC letaknya sangar strategis. Asal ada dokter dan perawatnya segera aja didorong untuk dibuatkan klinik,” ungkap bupati.

Ia mengapresiasi sikap MWC NU Jepon yang nekat hutang untuk membangun klinik. Dibutuhkan anggaran untuk membangun klinik tersebut kisaran Rp 2 miliar. Selain klinik di masing-masing MWC NU, Bupati Arief berharap mampu mendirikan Rumah Sakit NU.

BACA JUGA :  SITUASI DARURAT? GUNAKAN APLIKASI PSC TANGGAP 119

“Nanti suatu saat akan punya rumah sakit. Tapi harus didorong melalui klinik. Saya sangat apresiasi untuk segera kita laksanakan. Dari Muskercab ini silahkan untuk membuat program yang konkrit, sekiranya bias dimanfaatkan oleh masyarakat. Model pemerintahan ala NU harus berhasil,” pungkasnya. (Jam).