fbpx

TIM HADROH MA KARTAYUDHA KEDUNGTUBAN, TAMPIL DENGAN ATRIBUT PRAMUKA LENGKAP

  • Bagikan
Penampilan Tim Hadroh MA Kartayudha Kedungtuban pada Lomba Hadroh HSN di Masjid Al Hadi Wadu Kedungtuban, Jumat (20/10).

Kedungtuban – Panitia lokal HSN (Hari Santri Nasional) Kedungtuban menggelar Lomba Hadroh di Masjid Al Hadi Desa Wadu, Jumat (20/10) malam. Kegiatan ini diikuti 32 tim hadroh se- Kecamatan Kedungtuban. Menariknya, salah satu peserta dalam lomba ini mengenakan atribut pramuka lengkap.

 

Penampilan Tim Hadroh MA Kartayudha Kedungtuban pada Lomba Hadroh HSN di Masjid Al Hadi Wadu Kedungtuban, Jumat (20/10).

 

Tim Hadroh MA Kartayudha Kedungtuban tampil memukau dengan mengenakan atribut pramuka lengkap. Alasannya, agar berbeda dengan puluhan peserta yang lain dan menunujukkan kecintaannya kepada organisasi kepanduan tersebut.

“Ya, karena kita bangga jadi anggota pramuka, makanya kita pake atribut pramuka lengkap,” ujar vokalis tim hadroh MA Kartayudha, Hafidz, Jumat (20/10).

Benar saja, seluruh anggota tim hadroh MA Kartayudha Kedungtuban mengenakan tali komando, setangan leher, lambang Provinsi Jawa Tengah dan lambang Kabupaten Blora yang merupakan atribut pramuka. Pada bahu kiri, dipasang kain putih yang merupakan atribut pramuka santri.

“Kain putih merupakan atribut pramuka santri yang melambangkan kesucian pikiran, perkataan dan perbuatan,” lanjut Hafidz.

Selain lomba hadroh, panitia lokal HSN Kedungtuban juga membuka bazaar di lokasi yang sama. Hal ini dinilai merupakan salah satu cara warga nahdliyyin Kedungtuban dalam mengenalkan dunia wirausaha kepada generasi muda.

“Panitia secara kreatif menggelar lomba hadroh dan membuka bazaar dalam peringatan HSN di Desa Wado ini. Mereka juga menggandeng komunitas Irmaja, Ikatan Remaja Masjid Al Hadi, kegiatan ini menunjang kreativitas kaum muda dan mengenalkan dunia wirausaha,” papar Hafidz mengapresiasi panitia pelaksana lomba.

Reporter : Khoirunniam                                    

 

 

  • Bagikan