fbpx

TOURNAMEN U 15 ASKAB PSSI, PERSERA RANDUBLATUNG PROTES PANPEL

Pemain Persera U 15 Randublatung. Foto : Bloranews

Blora – Dalam lanjutan tournamen U 15 ASKAB PSSI Blora  tanggal 31 juli 2017 sore distadion Kridosono kabupaten Blora, Persera Randublatung gugat kemenangan kesebelasan Al balad  Jati pasalnya persera merasa dicurangi dengan tim lawan yang memainkan pemain yang berumur lebih dari 15 tahun.

 

Pemain Persera U 15 Randublatung. Foto : Bloranews

 

Dalam pertandingan ini Albalad menang 4 – 3 atas Persera Randublatung melaluli adu pinalti, sebelum adu pinalti kedua kesebelasan bermain imbang 2 – 2 hingga babak kedua usai. Persera lebih unggul terlebih dahulu melalu tendangan bebas pada menit ke 25 oleh pemain no punggung 10 hingga babak pertama usai, setelah kick off babak kedua dimulai Al balad melakukan peningkatan serangan hingga pada menit 55 mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui pemain no 7 Aang,   Namun persera mampu unggul lagi pada menit 65 melalui pemain depanya no punggung 6 Tegar kurniawan menjadi 2 – 1 .tak bertahan lama kecepatan pemain depan Albalad no 16 Ananda wisnu menyamakan kedudukan pada menit 70.

BACA JUGA :  TAK DI UNGGULKAN BRUMBUNG FC LOLOS FINAL U15 ASKAB PSSI 2017

Hingga akhir pertandingan kedudukan masih sama,  hingga wasit gilang memutuskan untuk dilakukan adu pinalti yang dimenangkan Albalad dengan sekor 4 – 3.

Pelatih Persera Randublatung Sumindar merasa dirugikan dengan pertandingan ini karena beberapa pemain Al balad di sinyalir berumur lebih dari yang telah ditentukan, Persera Randublatung bermaksud akan melakukan Protes ke panpel tournamen U15 Askap Pssi Blora.

BACA JUGA :  20 KLUB SEPAK BOLA AKAN IKUTI TOURNAMEN U-15 TAHUN 2017

“Kami akan protes terhadap panpel yang mengesahkan pemain yang umurnya lebih dari 15 tahun dengan mengajutan protes tertulis dan bukti bukti data pemain” tandasnya.

Beberapa pemain Al balad yang terindikasi umurnya lebih dari 15 tahun adalah pemain no 9 Wahyu sandi kelahiran tahun 2000 dan no 6 Muhamad rifai kelahiran 2001 yang pernah permain di tim Rasta mania Randu blatung.

BACA JUGA :  TANPA DUKUNGAN DANA ASKAB PSSI BLORA, SUBUR JAYA FC AKAN WAKILI BLORA DI LIGA U-15 PSSI JATENG

Pelatih Albalad menyerahkan sepenuhnya dan menerima apapun keputusan yang di ambil oleh panitia pelaksana.

Anjairil korga, perwakilan panpel mengatakan jika semua tim merasa dicurangi dengan adanya umur yang tidak sesuai, maka tim yang protes diberi waktu 1×24 jam untuk mengumpulkan bukti bukti administrasi tentang data pemain dan apa bila benar maka tim yang curang palsukan umur akan di diskualifikasi.

Reporter : Joko Priyanto