fbpx

UPAH TAK KUNJUNG DIBAYAR, DUA PEMUDA NEKAT BEGAL MOTOR TUKANG OJEK

  • Bagikan
Dua begal asal blora mendekam di Polsek Manyar Polres Gresik
Dua begal asal blora mendekam di Polsek Manyar Polres Gresik

Gresik- Lantaran upah kerja bangunan tak kunjung dibayar, dua pemuda asal Blora nekat merampok milik tukang ojek. Di depan petugas, kedua pemuda ini mengaku butuh uang untuk biaya hidup sehari-hari dan berencana pulang kampung.

Kanit Reskrim Polsek Manyar, Aiptu Aziz mengungkapkan, dua pelaku ini masing-masing bernama SMT (29) dan LSM (17). Di depan petugas, keduanya mengaku sebagai warga Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora.

Tersangka SMT dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sedangkan LSM yang usianya masih di bawah umur, akan dibawa ke Balai Permasyarakatan (Bapas) Anak Surabaya.

 

Dua begal asal blora mendekam di Polsek Manyar Polres Gresik
Dua begal asal blora mendekam di Polsek Manyar Polres Gresik

 

“Niatnya memang tidak merampas tapi saya butuh uang buat biaya anak sekolah dan kebutuhan sehari-hari di desa. Sebab, gaji dari tukang bangunan belum dibayar sampai sekarang,” ungkap Aiptu Aziz seperti dikutip Radar Surabaya, Senin (12/11).

Korban pembegalan, Kasturi (46) seorang tukang ojek yang saat itu mangkal di kawasan Terminal Bunder didatangi dua pemuda tersebut. Menurut Kasturi, peristiwa ini terjadi pada Senin (12/11) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Kedua pelaku pembegalan tersebut, meminta diantar ke daerah pertigaan Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Kasturi pun menyanggupinya, sehingga mereka berboncengan bertiga. Setibanya di tujuan, keanehan pun mulai terjadi.

Salah satu pelaku mengatakan tujuannya salah dan meminta untuk diantar kembali ke tempat lain. Kasturi pun menuruti permintaan penumpangnya tersebut. Kasturi diminta membelokkan kendaraannya ke arah jalan Gamping.

Saat  melaju di tempat yang sepi dengan lampu penerangan yang redup, salah satu pelaku memukul korban di bagian tengkuk dengan menggunakan tang. Kasturi pun terjatuh, sementara salah satu pelaku segera mengambil alih motornya.

Menurut penuturan Aiptu Aziz, kedua pelaku yang tertangkap ini sepertinya amitiran. Sebab, salah satu dari pelaku malah kebingungan saat hendak melarikan motor milik korban karena tidak tahu jalan.

“Modusnya secara spontan kedua pelaku tersebut memang berniat hendak merampas motor korban sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya,” tuturnya. (hud)

  • Bagikan