fbpx

USUNG KONSEP SEKOLAH ALAM, AJARKAN SISWA CINTA LINGKUNGAN

Sasmita edukasi tunjungan
Siswa SD Sasmita Edukasi mengikuti kegiatan merawat tanaman

Tunjungan- Mencintai alam dan lingkungan hidup harus diajarkan sejak usia dini. Nilai ini diajarkan di Sekolah Dasar (SD) Sasmita Edukasi kepada para peserta didik. Untuk mewujudkan visi ini, sekolah tersebut mengusung konsep Sekolah Alam.

Sasmita edukasi tunjungan
Siswa SD Sasmita Edukasi mengikuti kegiatan merawat tanaman

Kepala SD Sasmita Edukasi, Lila menuturkan, sejumlah kegiatan untuk siswa yang bertujuan menanamkan rasa cinta lingkungan kerap diselenggarakan. Diantaranya, mengajak siswa menanam dan merawat tanaman.

“Kita berharap, anak-anak memiliki rasa cinta lingkungan, seperti mewujudkan lingkungan bersih, asri, dan sehat. Kemudian, merawat hewan dan tumbuhan. Ini semua termasuk dalam K13,” jelasnya, Jumat (22/03).

Lebih lanjut, Lila menambahkan, pendekatan praktek dengan metode menanam dan merawat pohon ini dinilai lebih efektif. Tak hanya itu, peserta didik juga secara langsung bnerinteraksi dengan alam, sehingga semangat mencintai lingkungan dan alam perlahan-lahan akan tertanam.

“Belajar harus langsung terjun dan praktik, sebagai langkah untuk menamkan karakter anak akan cinta lingkungan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, SD Sasmita Edukasi berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora yang dikelola oleh Yayasan Suroya Edukasi, dan sudah berjalan dua tahun. Selain mengusung konsep sekolah alam, di sini juga ditekankan karakter kearifan lokal.

 “Salah satunya adalah pelajaran bahasa Jawa menjadi prioritas selain pelajaran umum, tidak hanya itu saja setiap hari Rabu-Kamis, baik guru maupun siswa diwajibkan pakai seragam samin,” tambahnya.

Semangat mencintai lingkungan dan alam yang diajarkan di sekolah ini diapresiasi oleh sejumlah kalangan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, yang pagi ini berkunjung ke sekolah tersebut.

Diharapkan Jadi Sekolah Adiwiyata

Dalam kunjungan ini, Kepala DLH Kabupaten Blora, Dewi Tedjowati mengatakan, kunjungannya ke sekolah yang terletak di Desa Tamanrejo Kecamatan Tunjungan ini, merupakan apresiasi kepada SD Sasmita Edukasi yang telah mengusung konsep sekolah alam.

“Artinya, sekolah ini memberikan pengetahuan terhadap anak akan pentingnya menjaga alam, sebab alam adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kita,” ucap Dewi di sela kunjungan tersebut.

Dewi menambahkan, pihaknya berharap SD Sasmita Edukasi  ke depan dapat menjadi salah satu Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Blora. Menurutnya, saat ini menamkan nilai cinta alam kepada anak-anak bukanlah hal yang mudah.

“Apalagi anak-anak saat ini lebih suka bermain gadget dibanding belajar sambil menanam pohon, ya seperti ini yang kita ajarkan pada siswa,” pungkasnya.

Sementara, siswa kelas 1 SD Sasmita Edukasi, David mengaku senang dengan berbagai kegiatan cinta lingkungan yang berlangsung di sekolahnya. Dengan kegiatan ini, dia mengetahui cara menanam dan merawat tanaman.

“Kita tau cara menggunakan pupuk, dan cara merawat tanaman. Senang sekali,” ucapnya polos. (mdr)