fbpx

WAGUB JATENG SERAHKAN 62 UNIT BANSOS PEMBANGUNAN RUMAH TAK LAYAK HUNI

  • Bagikan
Wakil Gubernur Jawa Tengah menyerahan secara simbolis Bansos Pembangunan Rumah Tak Layak Huni kepada Bupati Blora, Jumat (06/10).

Blora – Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko melaksanakan kunjungan kerja ke Blora, Jumat (06/10). Dalam agenda itu, Wagub memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan secara simbolis menyerahkan bantuan sosial pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) Tahap I dari Pemprov Jateng sebanyak 62 unit, dengan nilai per rumah Rp 10 juta rupiah. Bantuan diserahkan  kepada Bupati Blora.

Rakor TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan) tersebut dihadiri oleh  Bupati Blora Djoko Nugroho, Wakil Bupati Arief Rohman, Sekda Blora Bondan Sukarno, Kepala Bappeda Jateng Sujarwanto Dwiatmoko, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa se- Blora.

 

Wakil Gubernur Jawa Tengah menyerahan secara simbolis Bansos Pembangunan Rumah Tak Layak Huni kepada Bupati Blora, Jumat (06/10).

 

Dalam agenda tersebut, Bupati Blora memaparkan persentase penduduk miskin Blora tahun 2016, tingkat kemiskinan Kabupaten Blora yang menempati peringkat ke 21 dari 35 kabupaten kota se Jateng sebesar 13 persen atau 113 ribu jiwa dari total penduduk 985.978 jiwa.

Upaya penanggulangan kemiskinan menurut Bupati adalah percepatan pemenuhan infrastruktur dasar seperti pembangunan rumah tidak layak huni, listrik masuk desa, dan pembangunan infrastruktur jalan desa hutan. Selain itu ada juga pemberian BOS daerah untuk pendidikan SD hingga SMP sederajat, Jamkesda, Pelaksanaan TMMD hingga bansos untuk lansia miskin.

Bupati juga berharap perusahaan atau BUMN/BUMD bisa ikut berperan aktif menyalurkan program CSR untuk menekan kemiskinan di desa-desa hutan.

Menanggapi paparan Bupati, Wagub Heru Sudjatmoko  mengapresiasi tekad Pemkab Blora dalam hal pengentasan kemiskinan yang ditandai dengan dimulainya pembangunan jalan jalan desa hutan, listrik masuk desa, hingga memaksimalkan CSR perusahaan/swasta.

“Saya mengapresiasi pertumbuhan ekonomi di Blora relatif tinggi dan inflasi rendah. Jalan provinsi sudah dibangun baik di Blora. Sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Butuh kerja keras dan kerja sama antara Pusat, Provinsi dan Pemkab untuk mengatasi kemiskinan ini. Program yang dibuat harus sinkron,” ujar Wagub Heru Sudjatmoko seperti dikutip Humas Setda Blora.

Reporter : Fawaidi M / Humas Setda Blora.

 

  • Bagikan