fbpx

WAJAH BARU BLORA EDUCATION FAIR, DARI REOG HINGGA FILM DOKUMENTER

Minggu, (30/01/2022) Blora Education Fair (BEF) langsungkan upacara penutupan di Gor Mustika Kabupaten Blora setelah kurang lebih melaksanakan kegiatan selama tiga minggu.
Gelaran Kegiatan Blora Education Fair (BEF) 2022 di Gor Mustika Kabupaten Blora

Blora- Minggu, (30/01/2022) Blora Education Fair (BEF) langsungkan upacara penutupan di Gor Mustika Kabupaten Blora setelah kurang lebih melaksanakan kegiatan selama tiga minggu.

Tercatat, rangkaian kegiatan BEF telah dimulai sejak 7 Januari dengan kegiatan webinar pengenalan kampus. Kemudian dilanjut Essay Competition dan Kelas Menulis. Dan puncaknya ialah acara utama yang berlangsung di Gor Mustika pada 28-30 Januari yang dihadiri lebih dari 900 pengunjung.

BACA JUGA :  LOMBA BARONGAN ANAK AKAN RAMAIKAN DEKRANASDA BLORA EXPO 2018

“Kami mendapat kunjungan sekitar 900 orang dihitung selama tiga hari, dan pengunjung paling banyak tercatat pada hari kedua, ketika night performance Reog Ponorogo dari IAIN Ponorogo.” ucap ketua pelaksana Blora Education Fair 2022, Shofiudin Ahmad, Minggu (30/01).

Ketua pelaksana yang akrab disapa ofi itu juga menjelaskan, Pada tahun ini kegiatan BEF bisa dilaksanakan secara daring maupun luring. Berbeda dengan tahun lalu yang full daring.

BACA JUGA :  BARONGAN SEKAR SABRANG TAMPIL MEMUKAU DI BORNEO CULTURE WEEK #2

“Benar, BEF kali ini saya merasa plong, sebab tahun kemarin diadakan full secara daring. Dan perubahan dari luring ke daring itu terjadi H-1 sebelum acara, setelah ada surat edaran gubernur,” tambahnya.

Selain kegiatan ceremonial, BEF juga bekerjasama dengan komunitas barongan Risang Guntur Seto dan juga Singa Taruna Budaya untuk membuat film dokumenter berjudul “Mengurai Kisah Menelisik Sejarah Barongan Blora”.

BACA JUGA :  WISATAWAN ASAL AMSTERDAM AKAN BAWA BARONGAN KE NEGERI BELANDA

Hal itu dirasa penting untuk dilakukan guna mengenalkan Barongan sebagai seni otentik dari Blora kepada masyarakat luas.

“Kami juga membuat film dokumenter tentang kesenian Barongan. Tujuannya, untuk mengenalkan barongan kepada masyarakat luas. Hal ini kami lakukan setelah pengalaman BEF tahun-tahun sebelumnya yang banyak diikuti oleh peserta luar daerah.” Pungkas Ofi. (Kin).