WARGA CANGGAH TERISOLIR AKIBAT JEMBATAN PUTUS

Ngawen- Putusnya jembatan Dusun Canggah Desa Talokwohmojo Kecamatan Ngawen, Blora benar-benar membuat warga setempat terisolir. Hujan deras yang berlangsung semalam suntuk, membuat warga setempat tak dapat melintas di ruas jalan tersebut.

“Kalau mau lewat pakai motor, ya ndak bisa. Warga Canggah, kalau mau ke balai desa Talokwohmojo harus muter lewat Desa Kedungsatrian. Ada juga jalan alternatif lainnya, lewat Desa Sendangrejo. Tapi itu cukup jauh, sekitar 4 kilometer,” terang Wahyudi (27) warga Desa Talokwohmojo, Jumat (30/11).

Sebagai informasi, jembatan Dusun Canggah dibongkar perusahaan minyak PT Sarana GSS Trembul (SGT). Alasannya, kekuatan jembatan tidak mumpuni untuk menujang lalu lintas kendaraan yang membawa alat berat.

 

 Jembatan penghubung Dusun Canggah Desa Talokwohmojo Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora

Jembatan penghubung Dusun Canggah Desa Talokwohmojo Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora

 

Warga sempat meradang karena pembongkaran ini. Pembangunan jembatan Dusun Canggah yang lambat membuat warga memblokade ruas jalan. Akhirnya pihak perusahaan menjanjikan jembatan akan dibangun pada Agustus.

Pembangunan Jembatan Dijanjikan Bulan Agustus

“Janjinya, akan dibangun Bulan Agustus tapi sampai sekarang ga ada kabarnya. Ini janji palsu, atau gimana? Kita ga tau,” ucapnya kesal.

Sementara itu, Kades Talokwohmojo, Sri Endang Supraptiningsih, menyayangkan sikap perusahaan yang tak segera menepati janjinya ini. Pasalnya, pemerintah desa setempat menjadi sasaran kekecawaan warga lantaran akses jalan yang putus.

“Jembatan ini benar-benar sangat penting. Kami berharap, perusahaan menepati janjinya,” pungkas Endang.

Bloranews.com mencoba menghubungi Humas PT SGT untuk meminta tanggapan terkait janji perusahaan dalam memperbaiki jembatan tersebut. Sayangnya, hingga kini belum ada respon dari perusahaan tersebut mengenai hal ini. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan