fbpx

WARGA RESAH, SEBAGIAN WILAYAH RANDUBLATUNG DIKEPUNG ISU TUYUL

Salah seorang menunjukkan isi dompet.
Salah seorang menunjukkan isi dompet.

Randublatung, BLORANEWS – Pasca munculnya isu Tuyul di Dukuh Mbaru Desa Plosorejo Kecamatan Randublatung, kini isu-isu soal ulah Tuyul yang mencuri uang dengan cara gaib semakin meluas dan bermunculan.

Bukan hanya desa Plosorejo, sejumlah desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Randublatung tak luput dari serangan Tuyul. Salah satunya Desa Jeruk Kecamatan Randublatung.

Susi salah seorang warga Desa Jeruk mengatakan, sudah hampir sebulan ini kabar warga kehilangan terus bergulir. Bahkan, sekali kehilangan nilainya cukup besar, yakni 300 ribu rupiah.

“Ada orang sini uangnya 5 juta rupiah, karena uang itu direncanakan untuk garap sawah jadi suami istri sepakat untuk menyimpannya dilemari terkunci. Tapi naas, saat dibuka mau digunakan untuk biaya traktor, uangnya raib tinggal 4,1 juta, ” jelasnya, Jumat (16/12).

Susi menambahkan, Rohan anak berumur 6 tahun bahkan pernah lari dan menangis di rumahnya, karena melihat uang melayang-layang diudara.

“Cerita mistis yang sulit dipercaya, namun keluhan kehilangan uang terus bermunculan disini, ” ucap nenek 3 cucu ini.

Nugroho, warga kelurahan Wulung mengatakan hal yang sedikit lebih menyeramkan. Meski dia tidak ingat tanggal kejadiannya, tetapi hari itu hari Kamis malam Jumat. Dia menyimpan uang dibawah lipatan baju.

Tiba-tiba dia dilewati seperti hewan berwarna hitam dengan kecepatan tinggi didalam kamarnya. Kemudian menghilang. Karena curiga, dia pun langsung mengecek uangnya, benar saja uang tumpukan 1 juta rupiah, berkurang 1 lembar pecahan 100 ribu rupiah.

“Kejadiannya dua pekan lalu. Cerita Tuyul yang ramai dibicarakan membuat saya tanggap hal itu, langsung melihat uang saya. Dan benar terjadi,” ucap laki-laki pegawai BUMN itu.

Cerita mistis soal tuyul pun sudah lama dirasakan warga Getas Kecamatan Kradenan. Puji warga setempat mengaku, uang warga dirumah ataupun diwarung kopi juga kerap hilang.

Namun, kejadian itu hanya menjadi buah bibir setiap hari tanpa ada yang bisa membuktikannya. Bahkan, ada yang saling curiga.

“Kalau di Desa Getas ini, isu Tuyul sudah lama terjadi, Mas. Hanya saja, belum ada yang bisa membuktikannya secara langsung. Berita kehilangam terus terjadi. Suami istri saling bertengkar karena saling tuduh, sungguh meresahkan,” katanya.

Menurutnya, ada yang sudah dicurigai tetapi kan tidak mudah membuktikannya.

“Ya, jika ada kabar kehilangan uang secara tiba-tiba disini sudah biasa. Bukan maling berwujud, namun secara gaib,” pungkas Puji.

Meski masih sebatas isu tanpa ada bukti nyata, namun isu tuyul ini kian meresahkan warga. (han)

 

Ikuti berita terkini dari Bloranews.com di Google News, klik di sini.